Dicopot Google, Waspadai 4 Aplikasi Ini Bisa Curi Uang Anda
Rabu, 13 Juli 2022 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Google mengatakan metode pencurian justru dilakukan melalui biaya langganan yang justru dilakukan tanpa persetujuan pengguna aplikasi. Jadi tiba-tiba saja keempat aplikasi itu langsung mengambil uang yang ada di dompet digital pemilik aplikasi tanpa diketahui. Parahnya lagi biaya langganannya justru sangat mahal.
Baca juga : Harta Karun Paling Misterius di Kuburan Firaun Tutankhamun, Kondom Berminyak dari Linen
Google sendiri sudah mengeluarkan peringatan mengenai keempat aplikasi itu termasuk mencopotnya dari daftar Play Store . Selain itu mereka meminta para pengguna keempat aplikasi itu segera menghapus unduhan yang sudah dilakukan.
Diketahui keberadaan keempat aplikasi yang berbahaya itu pertama kali diketahui oleh firma layanan pengamanan aplikasi Pradeo. Menurut mereka keempat aplikasi itu berisi malware Joker. Diketahui malware Joker adalah tipe malware yang bisa mencuri uang dengan cara berlangganan premium tanpa sepengetahuan korbannya.
"Dengan menggunakan kode sederhana dan menyembunyikannya, malware Joker benar-benar sulit dideteksi jejaknya. Saat ini malware Joker sudah ditemukan bersembunyi di ribuan aplikasi yang berbahaya," tulis Pradeo dalam keterangan resmi.
Baca juga : Harta Karun Paling Misterius di Kuburan Firaun Tutankhamun, Kondom Berminyak dari Linen
Google sendiri sudah mengeluarkan peringatan mengenai keempat aplikasi itu termasuk mencopotnya dari daftar Play Store . Selain itu mereka meminta para pengguna keempat aplikasi itu segera menghapus unduhan yang sudah dilakukan.
Diketahui keberadaan keempat aplikasi yang berbahaya itu pertama kali diketahui oleh firma layanan pengamanan aplikasi Pradeo. Menurut mereka keempat aplikasi itu berisi malware Joker. Diketahui malware Joker adalah tipe malware yang bisa mencuri uang dengan cara berlangganan premium tanpa sepengetahuan korbannya.
"Dengan menggunakan kode sederhana dan menyembunyikannya, malware Joker benar-benar sulit dideteksi jejaknya. Saat ini malware Joker sudah ditemukan bersembunyi di ribuan aplikasi yang berbahaya," tulis Pradeo dalam keterangan resmi.
(wsb)
Lihat Juga :