Seattle Berisiko Dihantam Tsunami 12 Meter dalam Hitungan 3 Menit
Selasa, 12 Juli 2022 - 05:03 WIB
loading...
Berdasarkan riset Seattle berisiki dihantam tsunami 12 meter. FOTO/ IST
A
A
A
NEW YORK - Seattle sebuah kota di Amerika Serikat berisiko terkena tsunami setinggi 12,8 meter dalam waktu tiga menit setelah gempa berkekuatan 7,5 skala Richter.
Hal ini berdasarkan riset dari tim peneliti dari Departemen Sumber Daya Alam Negara Bagian Washington menemukan bahwa kota berpenduduk 740.000 jiwa itu akan melihat sebagian besar pusat kotanya berada di bawah air ketika bencana alam melanda.
BACA JUGA - Bencana Alam sebagai Alarm Kemanusiaan
Mereka menjelaskan bahwa tsunami akan menenggelamkan sejumlah landmark Seattle termasuk Seattle Great Wheel, Stadion Lapangan Lumen dan lapangan bisbol T-Mobile Park.
Walikota Seattle Bruce Harrell mengatakan asumsi risiko secara tidak langsung memungkinkan pihak berwenang di kota untuk merencanakan langkah-langkah keamanan yang efektif ketika bencana terjadi.
“Misi utama kami adalah untuk memastikan populasi aman dan studi seperti ini dapat digunakan sebagai pedoman tentang apa yang harus dilakukan ketika bencana besar terjadi.
"Kami akan terus memastikan bahwa semua departemen di Seattle siap menghadapi segala kemungkinan, selain memperkuat infrastruktur," katanya seperti dilansir Daily Mail.
Hal ini berdasarkan riset dari tim peneliti dari Departemen Sumber Daya Alam Negara Bagian Washington menemukan bahwa kota berpenduduk 740.000 jiwa itu akan melihat sebagian besar pusat kotanya berada di bawah air ketika bencana alam melanda.
BACA JUGA - Bencana Alam sebagai Alarm Kemanusiaan
Mereka menjelaskan bahwa tsunami akan menenggelamkan sejumlah landmark Seattle termasuk Seattle Great Wheel, Stadion Lapangan Lumen dan lapangan bisbol T-Mobile Park.
Walikota Seattle Bruce Harrell mengatakan asumsi risiko secara tidak langsung memungkinkan pihak berwenang di kota untuk merencanakan langkah-langkah keamanan yang efektif ketika bencana terjadi.
“Misi utama kami adalah untuk memastikan populasi aman dan studi seperti ini dapat digunakan sebagai pedoman tentang apa yang harus dilakukan ketika bencana besar terjadi.
"Kami akan terus memastikan bahwa semua departemen di Seattle siap menghadapi segala kemungkinan, selain memperkuat infrastruktur," katanya seperti dilansir Daily Mail.
Lihat Juga :