FBI Sebut Hacker Korut Berencana Serang AS

Minggu, 10 Juli 2022 - 00:02 WIB
loading...
FBI Sebut Hacker Korut...
Hacker Korea Utara Targetkan Organisasi kesehatan milik AS. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - FBI mengeluarkan peringatan bahwa para hacker Korea Utara (Korut) saat ini sedang mempersiapkan serangan siber lanjutan. Dikatakan bahwa serangan bakal menagetkan organisasi kesehatan Amerika Serikat.

Melansir dari Techspot, Jumat (8/7/2022), FBI menyebut hacker Korut akan melancarkan serangan menggunakan ransomeware. Serangan akan sama dengan yang terjadi pada tahun lalu, yang akan mengganggu layanan.

BACA JUGA - Buronan FBI Diyakini Bersembunyi di Konsulat China

FBI sendiri mengeluarkan peringatan keras bersama Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA), dan Departemen Keuangan. Diharapkan dengan adanya peringatan ini lembaga akan lebih siap menghadapi serangan.

Untuk diketahui, Korut memang kerap mengandalkan ransomware saat melakukan serangan siber. Pada Mei 2021 lalu, Korut menggunakan ransomware Maui untuk menginfeksi sistem organisasi kesehatan Negeri Paman Sam.

Seperti ransomware lainnya, Maui mengenkripsi file sistem yang terinfeksi dengan enkripsi AES 128-bit. Dalam hal ini, server yang bertanggung jawab atas layanan kesehatanlah yang menjadi sasaran.

Adapun area yang terkena dampak termasuk catatan kesehatan elektronik, diagnostik, pencitraan, dan intranet.

Organisasi perawatan kesehatan memang menjadi target empuk bagi para hacker ransomeware. Ini karena organisasi tersebut cenderung lebih mau membayar uang tebusan ketika nyawa pasien berpotensi terancam.

Meskipun pemerintah menyarankan untuk tidak menyerahkan tebusan apa pun kepada hacker karena tidak ada jaminan mereka akan membuka kunci file yang telah diserang ransomeware.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Rekomendasi
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved