Tencent Caplok Iflix untuk Cicipi Pasar Layanan Streaming di Asia Tenggara

Jum'at, 26 Juni 2020 - 12:05 WIB
loading...
Tencent Caplok Iflix...
Tencent caplok iflix untuk menguasai pasar layanan streaming di kawasan Asia Tenggara. Foto/Ist
A A A
KUALA LUMPUR - Tencent resmi mencaplok atau mengakuisisi platform video-on-demand asal Malaysia, Iflix . Akuisisi ini merupakan langkah Tencent untuk mencicipi pasar layanan streaming di Asia Tenggara. (Baca juga: Menyorot Kontroversi Kerja Sama Netflix dan Kemendikbud )

Raksasa teknologi China itu, mengatakan, konten di Iflix akan membantu memperluas jangkauan layanan streaming milik mereka, WeTV, yang diluncurkan di Thailand pada 2019 lalu.

Dengan mengakuisisi iFlix yang sudah tayang di 13 negara, ekspansi WeTV akan semakin lebih luas. Karena, jika ingin memperluas pasar Asia Tenggara, WeTV akan menghadapi pemain yang sudah lebih dulu hadir, seperti perusahaan streaming video asal AS, Netflix, dan pesaingnya di China, iQIYI.

Iflix mengatakan, memiliki lebih dari 25 juta pengguna aktif di Asia Tenggara. Namun, menurut sumber, telah menghadapi akumulasi kerugian yang signifikan dan kesulitan keuangan. Pembelian ini termasuk sebagai upaya dari Tencent untuk memanfaatkan basis pengguna yang tumbuh cepat di wilayah Asia Tenggara.

Dikutip dari Reuters, Jumat (26/6/2020), seorang juru bicara Tencent enggan untuk mengungkap harga akuisisi Iflix.

Media hiburan AS, Variety, yang pertama kali menerbitkan berita ini, mengutip orang yang mengetahui perjanjian tersebut mengatakan, kesepakatan itu bernilai puluh juta dolar.

Kesepakatan itu jauh lebih kecil dari nilai USD1 miliar yang dicari Iflix pada 2019 ketika merencanakan listing publik di Australia.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
China Terbitkan Regulasi...
China Terbitkan Regulasi untuk Mengatur Harga Platform Internet
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Bank Mandiri Tambah...
Bank Mandiri Tambah Fitur Kurban Digital di Aplikasi, Nasabah Bisa Pantau Distribusi
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved