Kebakaran Dahsyat Landa Hutan Alaska, Satelit NOAA Berikan Peringatan Bahaya
Sabtu, 02 Juli 2022 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Kebakaran tersebut termasuk Kebakaran Fork Timur di bagian barat negara bagian dekat Delta Yukon. Ini adalah salah satu kebakaran tundra terbesar yang pernah tercatat dan telah membakar lebih dari 250.000 hektar sejak 31 Mei.
Sementara itu, Kebakaran Kompleks Kapur di wilayah barat daya negara bagian bahkan lebih besar, tersebar di lebih dari 600.000 hektar. Asap dan puing-puing dari kebakaran telah mengganggu kualitas udara, membuat Departemen Konservasi Lingkungan Alaska mengeluarkan peringatan untuk banyak wilayah di negara bagian itu, menurut pernyataan itu.
Satelit NOAA menyajikan informasi penting tentang kebakaran hutan dan bagaimana penyebarannya. Secara khusus, para ilmuwan menggunakan data dari instrumen Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) pada satelit NOAA-20 dan Suomi NPP Joint Polar Satellite System untuk mendeteksi dan melacak kebakaran hutan, terutama di daerah terpencil.
“Resolusi spasial yang tinggi dari VIIRS memungkinkan instrumen untuk mendeteksi kebakaran yang lebih kecil dan suhu yang lebih rendah. VIIRS juga menyediakan kemampuan deteksi kebakaran malam hari melalui Day-Night Band, yang dapat mengukur cahaya tampak intensitas rendah yang dipancarkan oleh api kecil dan baru,” tulis pejabat NOAA.
Baca juga; Arkeolog Temukan Bukti yang Bisa Patahkan Klaim Columbus Lebih Dulu ke Alaska
Sementara itu, Kebakaran Kompleks Kapur di wilayah barat daya negara bagian bahkan lebih besar, tersebar di lebih dari 600.000 hektar. Asap dan puing-puing dari kebakaran telah mengganggu kualitas udara, membuat Departemen Konservasi Lingkungan Alaska mengeluarkan peringatan untuk banyak wilayah di negara bagian itu, menurut pernyataan itu.
Satelit NOAA menyajikan informasi penting tentang kebakaran hutan dan bagaimana penyebarannya. Secara khusus, para ilmuwan menggunakan data dari instrumen Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) pada satelit NOAA-20 dan Suomi NPP Joint Polar Satellite System untuk mendeteksi dan melacak kebakaran hutan, terutama di daerah terpencil.
“Resolusi spasial yang tinggi dari VIIRS memungkinkan instrumen untuk mendeteksi kebakaran yang lebih kecil dan suhu yang lebih rendah. VIIRS juga menyediakan kemampuan deteksi kebakaran malam hari melalui Day-Night Band, yang dapat mengukur cahaya tampak intensitas rendah yang dipancarkan oleh api kecil dan baru,” tulis pejabat NOAA.
Baca juga; Arkeolog Temukan Bukti yang Bisa Patahkan Klaim Columbus Lebih Dulu ke Alaska
Lihat Juga :