Angkatan Udara AS Pesan Helm Berteknologi Tinggi yang Tidak Bikin Leher Pilot Pegal

Senin, 27 Juni 2022 - 17:28 WIB
loading...
Angkatan Udara AS Pesan...
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) memesan helm berteknologi terbaru dan tidak membuat pilot cedera akibat leher dan punggung pegal. Foto/Autoevolution
A A A
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) memesan helm berteknologi terbaru dan tidak membuat pilot cedera akibat leher dan punggung pegal. Helm ini dilengkapi teknologi canggih untuk mendukung kinerja pilot dan menghindari cedera akibat bobot helm yang berat.

Pekan ini Angkatan Udara AS telah mengumumkan nama perusahaan yang akan mengembangkan peralatan berteknologi tinggi ini: LIFT Airborne Technologies. Spesifikasi lengkap untuk itu tentu saja tidak diumumkan.

“Tetapi fokus utama pada berat badan, kenyamanan pilot, fitment dan perlindungan yang dioptimalkan, stabilitas, pusat gravitasi yang dioptimalkan, dan integrasi dengan sistem pemasangan helm yang berbeda,” tulis Autoevolution, Senin (27/6/2022).

Baca juga; Punya 30 Unit F-16 dengan Beragam Kamuflase, Ini Alasan AS Bangun Skadron Khusus
Angkatan Udara AS Pesan Helm Berteknologi Tinggi yang Tidak Bikin Leher Pilot Pegal


Prototipe helm harus siap dengan waktu yang telah ditentukan sesuai kontrak produksi pada 2024. Belum ada keterangan detail terkait nilai kontrak dan jumlah helm yang diproduksi.

“Helm lama pada awalnya tidak dirancang untuk mendukung kemajuan dalam sistem tampilan yang dipasang di helm pesawat. Hal ini menyebabkan pilot terbang dengan peralatan yang tidak dioptimalkan untuk mereka, terutama awak wanita kami,” kata Scott Cota, analis program peralatan dari ACC Plans and Requirement branch aircrew flight.

Baca juga; Mengenal AGCAS, Perangkat Lunak Penyelamat Nyawa Pilot Tempur Ketika Pingsan di Udara
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Kekayaan Laut Indonesia...
Kekayaan Laut Indonesia Diminta Dikelola dengan Inovasi Sains
Infografis
Jenis Sayuran yang Tidak...
Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan saat Kolesterol Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved