Arkeolog Sebut Kitab Yahudi yang Menuntun Israel Gali Masjid Al-Aqsa
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Hampir setengah dari tulisan-tulisan perjanjian lama tertulis pada masa ketika bait Solomon masih berdiri. Memahami pentingnya lokasi, sejarah, dan desainnya dapat sangat mengubah penghormatan seseorang untuk salah satu tempat paling suci di dunia.
Kota Yerusalem terletak di sebuah wilayah yang terdiri dari tiga lembah utama, Hinom, lembah tengah atau Tyropeon, dan lembah Kidron.
Barisan pegunungan antara Lembah Tengah dan Kidron bernama Gunung Moriah. Puncak gunung adalah batu datar besar yang menonjol, yang sekarang terletak di bawah Kubah Batu (Kubatus Sakhroh/Dome of The Rock).
Pada zaman raja Daud, orang Yebus menguasai wilayah Yerusalem. Kota ini hanya menempati bagian selatan pegunungan tengah. Ketika Daud merebut kota itu sekitar 1000 SM, ia menjadikan Yerusalem ibukotanya.
Daud kemudian memindahkan tabut perjanjian ke Yerusalem dan memulai persiapan untuk membangun struktur permanen untuk mengganti Tabernakel Musa yang portabel yang sudah memakainya selama lebih dari 400 tahun.
Kota Yerusalem terletak di sebuah wilayah yang terdiri dari tiga lembah utama, Hinom, lembah tengah atau Tyropeon, dan lembah Kidron.
Barisan pegunungan antara Lembah Tengah dan Kidron bernama Gunung Moriah. Puncak gunung adalah batu datar besar yang menonjol, yang sekarang terletak di bawah Kubah Batu (Kubatus Sakhroh/Dome of The Rock).
Pada zaman raja Daud, orang Yebus menguasai wilayah Yerusalem. Kota ini hanya menempati bagian selatan pegunungan tengah. Ketika Daud merebut kota itu sekitar 1000 SM, ia menjadikan Yerusalem ibukotanya.
Daud kemudian memindahkan tabut perjanjian ke Yerusalem dan memulai persiapan untuk membangun struktur permanen untuk mengganti Tabernakel Musa yang portabel yang sudah memakainya selama lebih dari 400 tahun.
Lihat Juga :