Dalam 24 Jam Bintik Raksasa Matahari Ukurannya Jadi 31.900 Km, Posisi Mengarah ke Bumi
Kamis, 23 Juni 2022 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Badai Matahari Mengancam Bumi, Waspadai Gangguan Komunikasi dan Sinyal
Meskipun pertumbuhannya sangat cepat, bintik matahari raksasa tidak seseram yang terlihat. Suar yang kemungkinan besar akan dihasilkannya adalah suar matahari kelas M, yang secara umum menyebabkan pemadaman radio singkat yang memengaruhi wilayah kutub Bumi, di samping badai radiasi kecil.
![Dalam 24 Jam Bintik Raksasa Matahari Ukurannya Jadi 31.900 Km, Posisi Mengarah ke Bumi]()
Ketika suar matahari menghantam atmosfer bagian atas Bumi, sinar-X dan radiasi ultraviolet mengionisasi atom, menyebabkan pemadaman gelombang frekuensi radio. Pemadaman radio terjadi di area di Bumi yang diterangi matahari saat suar sedang berlangsung.
Pada bulan April dan Mei, dua semburan matahari menyebabkan pemadaman tingkat R3 di atas Samudera Atlantik, Australia dan Asia. Saat jilatan api matahari bergerak dengan kecepatan cahaya, hanya membutuhkan waktu 8 menit untuk mencapai Bumi, dari jarak rata-rata sekitar 150 juta kilometer.
Bintik matahari juga bisa menyemburkan bahan matahari. Di planet yang memiliki medan magnet yang kuat, seperti Bumi, rentetan puing-puing matahari dari CME diserap oleh medan magnet, sehingga memicu badai geomagnetik yang kuat.
Meskipun pertumbuhannya sangat cepat, bintik matahari raksasa tidak seseram yang terlihat. Suar yang kemungkinan besar akan dihasilkannya adalah suar matahari kelas M, yang secara umum menyebabkan pemadaman radio singkat yang memengaruhi wilayah kutub Bumi, di samping badai radiasi kecil.

Ketika suar matahari menghantam atmosfer bagian atas Bumi, sinar-X dan radiasi ultraviolet mengionisasi atom, menyebabkan pemadaman gelombang frekuensi radio. Pemadaman radio terjadi di area di Bumi yang diterangi matahari saat suar sedang berlangsung.
Pada bulan April dan Mei, dua semburan matahari menyebabkan pemadaman tingkat R3 di atas Samudera Atlantik, Australia dan Asia. Saat jilatan api matahari bergerak dengan kecepatan cahaya, hanya membutuhkan waktu 8 menit untuk mencapai Bumi, dari jarak rata-rata sekitar 150 juta kilometer.
Bintik matahari juga bisa menyemburkan bahan matahari. Di planet yang memiliki medan magnet yang kuat, seperti Bumi, rentetan puing-puing matahari dari CME diserap oleh medan magnet, sehingga memicu badai geomagnetik yang kuat.
(wib)
Lihat Juga :