Berikan Pelatihan Beragam Inovasi Digital, Ini Pencapaian Alumni SSI

Senin, 20 Juni 2022 - 06:16 WIB
loading...
Berikan Pelatihan Beragam Inovasi Digital, Ini Pencapaian Alumni SSI
Pencapaian Alumni Startup Studio Indonesia (SSI) dengan beragam ilmu digital yang diperoleh. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Baru-baru ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) telah resmi membuka pendaftaran program Startup Studio Indonesia (SSI) Batch ke-5. Program inkubasi intensif ini bertujuan untuk mendampingi dan membina para startup digital tahap awal (early-stage) tanah air untuk bisa mencapai product-market fit secara optimal.

BACA JUGA - Startup Menolak Tumbang

Peserta SSI terpilih berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan eksklusif, salah satunya adalah 1-on-1 Coaching dengan para coach dari perusahaan teknologi multinasional dan lokal. Beberapa diantaranya adalah dari Dimas Harry Priawan (Co-founder dan CEO Dekoruma), Moses Lo (Co-Founder & CEO Xendit), Gibran Huzaifah (Founder & CEO eFishery), dan masih banyak lagi dari Gojek, HappyFresh, Halodoc, dan Tiket.com.

Hingga batch 4 yang tengah berjalan ini, program inkubasi SSI secara total telah menelurkan 65 alumni startup yang berhasil berkembang pesat pasca-pelatihan. Tercatat, total pendanaan yang tersalur ke startup alumni SSI Batch 1-3 hingga Mei 2022 mencapai Rp332,1 miliar. Dari setiap batch, 30-40% diantaranya telah mendapatkan pendanaan tahap awal setelah mengikuti SSI.

Salah satu alumni yang berkembang pesat setelah mengikuti SSI adalah Verihubs, alumni dari Batch 1. Dengan visi menjadi platform verifikasi paling inklusif di Indonesia, Verihubs mengembangkan solusi Know Your Customer (KYC) berbasis teknologi artificial intelligence (AI) untuk proses onboarding pelanggan secara digital.

“Tidak hanya itu, kami juga meluncurkan produk Know Your Business (KYB), untuk membantu memverifikasi informasi esensial dalam suatu bisnis yang bisa digunakan untuk membantu proses verifikasi skor kredit; serta solusi Know Your Employee (KYE) - dikenal juga sebagai Verika (Verifikasi Karyawan) - yang digunakan untuk melakukan pre-screening kandidat karyawan. Semua produk digital ini membantu mengeliminasi kemungkinan kesalahan dan inefisiensi yang disebabkan proses manual,” ungkap Williem, CTO dan Co-Founder Verihubs.

Berkat inovasinya, Verihubs dinobatkan menjadi perusahaan dengan teknologi face recognition terbaik di Indonesia selama dua tahun berturut-turut, menurut National Institute of Standards and Technology (NIST). Saat ini, Verihubs secara konsisten memproses lebih dari 4,5 juta verifikasi per bulan dan telah meningkatkan pendapatan hingga 25x lipat dalam waktu setahun.

Dari Batch 2, alumni SSI LingoTalk berhasil meraih 2 tahap pendanaan awal dari beberapa investor ternama, seperti Iterative Capital, Eduspaze by Spaze Ventures, dan Kistech Pte Ltd. setelah mengikuti program SSI. Startup edukasi bahasa asing ini juga meluncurkan lini produk baru untuk segmen anak melalui sekolah, yaitu LingoJunior.

LingoJunior membantu sekolah dalam pembelajaran bahasa asing dengan menyediakan kurikulum dan materi topic-based yang inovatif, disertifikasi oleh Education Alliance Finland, dan membangun Learning Management System yang membantu para guru dan orang tua untuk memantau perkembangan pembelajaran bahasa anak secara efisien dan personalized.

“Salah satu pembelajaran paling penting yang kami dapatkan dari program SSI adalah strategi meraih product-market fit (PMF), fokus dan memaksimalkan effort & resources perusahaan di ranah tersebut. Saat ini, LingoJunior telah bekerja sama dengan lebih dari 150 sekolah selama 3 bulan terakhir. Sepanjang tahun 2022 ini, kami akan memperluas cakupan kerjasama dengan sekolah-sekolah swasta maupun negeri yang ada di Pulau Jawa dan Sumatra (dimana terdapat 59% total TK-SD di Indonesia) untuk bisa membangun pondasi kemampuan pembelajaran bahasa asing sejak dini, guna mencetak talenta yang dapat bersaing di ranah global,” jelas Andre Benito, CEO LingoTalk.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3011 seconds (11.252#12.26)