Boeing Blue, Rancangan Pakaian Luar Angkasa Terbaru untuk Astronot Starliner
Kamis, 16 Juni 2022 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
ILC Dover dan mitranya juga baru saja dipilih untuk kontrak NASA untuk menyediakan pakaian antariksa generasi berikutnya untuk dikenakan di orbit rendah Bumi dan di bulan. Dengan bangkitnya industri penerbangan luar angkasa komersial, ILC Dover mengambil inisiatif untuk mengembangkan ascent and entry suit (AES) sendiri sebagai solusi siap pakai.
Perancang busana in-house ILC mampu memenuhi kebutuhan Boeing dan terpenting adalah menemukan bahan yang cocok dengan Boeing Blue. “Perbedaan utama pada dasarnya adalah lapisan penutup tahan api, seperti yang akan Anda lihat di replika yang terbuat dari setelan kami,” kata Joey Sung, insinyur desain senior untuk ILC Dover.
Baca juga; Tidak Ada Ukuran Baju yang Pas, NASA Batalkan Misi Space Walk 2 Astronot Wanita
![Boeing Blue, Rancangan Pakaian Luar Angkasa Terbaru untuk Astronot Starliner]()
Boeing telah memilih dua perusahaan untuk membuat setelan bagi astronot yang terbang dengan kapsul Starliner. Sebelah kiri adalah Ascent dan Entry Suit ILC Dover; sebelah kanan adalah setelan yang dibuat oleh Perusahaan David Clark. Kedua setelan dalam gambar adalah unit kualifikasi. Foto/Boeing/composite oleh collect/SPACE.com
Pakaian luar angkasa yang baru ini diperkenalkan setelah Boeing mulai menerbangkan astronot dalam misi yang dikontrak NASA ke dan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2023. Meskipun belum ada astronot yang diluncurkan bersama Starliner, alat uji antropometrik (manekin berinstrumen) bernama "Rosie the Rocketeer" pernah diuji mengenakan setelan ini untuk misi percobaan.
Belum ada keterangan detail tentang pakaian luar angkasa baru ini, namun Boeing menyebutkan pakaian antariksa Starliner baru ini memiliki redundansi tambahan dan fleksibilitas untuk akomodasi awak ke orbit rendah Bumi. “Meskipun ada perbedaan mencolok dalam efek visual, setelan Starliner yang telah kami lihat sampai sekarang, tidak ada perbedaan topologi yang besar,” kata Adam Savage, pembawa acara Discovery Channel "Mythbusters".
Perancang busana in-house ILC mampu memenuhi kebutuhan Boeing dan terpenting adalah menemukan bahan yang cocok dengan Boeing Blue. “Perbedaan utama pada dasarnya adalah lapisan penutup tahan api, seperti yang akan Anda lihat di replika yang terbuat dari setelan kami,” kata Joey Sung, insinyur desain senior untuk ILC Dover.
Baca juga; Tidak Ada Ukuran Baju yang Pas, NASA Batalkan Misi Space Walk 2 Astronot Wanita

Boeing telah memilih dua perusahaan untuk membuat setelan bagi astronot yang terbang dengan kapsul Starliner. Sebelah kiri adalah Ascent dan Entry Suit ILC Dover; sebelah kanan adalah setelan yang dibuat oleh Perusahaan David Clark. Kedua setelan dalam gambar adalah unit kualifikasi. Foto/Boeing/composite oleh collect/SPACE.com
Pakaian luar angkasa yang baru ini diperkenalkan setelah Boeing mulai menerbangkan astronot dalam misi yang dikontrak NASA ke dan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2023. Meskipun belum ada astronot yang diluncurkan bersama Starliner, alat uji antropometrik (manekin berinstrumen) bernama "Rosie the Rocketeer" pernah diuji mengenakan setelan ini untuk misi percobaan.
Belum ada keterangan detail tentang pakaian luar angkasa baru ini, namun Boeing menyebutkan pakaian antariksa Starliner baru ini memiliki redundansi tambahan dan fleksibilitas untuk akomodasi awak ke orbit rendah Bumi. “Meskipun ada perbedaan mencolok dalam efek visual, setelan Starliner yang telah kami lihat sampai sekarang, tidak ada perbedaan topologi yang besar,” kata Adam Savage, pembawa acara Discovery Channel "Mythbusters".
(wib)
Lihat Juga :