Ilmuwan Berhasil Ciptakan Jantung Buatan dari Printer 3D
Minggu, 12 Juni 2022 - 17:26 WIB
loading...
Tampak jantung buatan yang dibuat lewat printer 3D. Foto: dok Engadget
A
A
A
JAKARTA - Tim ilmuwan dari Institut Wyss Harvard membuat terobosan baru lewat printer 3D . Mereka berhasil mengembangkan teknik untuk mencetak jatung buatan lewat printer tersebut.
Para ilmuwan mampu mencetak makrofilamen jantung yang dapat berkembang menjadi filamen mirip otot yang dapat berkontraksi.
Pengembangan teknik printer 3D ini merupakan lompatan luar biasa untuk bidang kesehatan. Mengingat sejauh ini belum ada yang mampu menciptakan jantung 3D yang fungsionalitasnya benar-benar menyamai jantung asli.
Seperti dilansir Engadget, Ahad (12/6), para ilmuwan menggunakan metode baru meniru penyelarasan kompleks elemen jantung yang berkontraksi sambil memproduksi jaringan yang cukup tebal untuk digunakan dalam perawatan jantung regeneratif.
Sistem ini merupakan penyempurnaan dari teknologi bioprinting Sacrificial Writing in Functional Tissue (SWIFT) yang sudah ada.
Ilmuwan berhasil menciptakan platform dengan 1.050 “sumur” masing-masing memiliki dua pilar mikroskopis.
Para ilmuwan mengisi “sumur” tersebut dengan sel induk majemuk yang diinduksi manusia (sel muda yang mampu berkembang menjadi berbagai bentuk) serta protein kolagen dan sel yang digunakan untuk membentuk jaringan ikat. Kombinasi tersebut membentuk jaringan padat yang sejajar sepanjang sumbu yang menghubungkan mikropilar.
Tim kemudian mengangkat blok organ yang dihasilkan dari pilar, menggunakannya untuk membuat tinta bioprinting dan menggunakan printer 3D untuk membantu penyelarasan.
Para ilmuwan mampu mencetak makrofilamen jantung yang dapat berkembang menjadi filamen mirip otot yang dapat berkontraksi.
Pengembangan teknik printer 3D ini merupakan lompatan luar biasa untuk bidang kesehatan. Mengingat sejauh ini belum ada yang mampu menciptakan jantung 3D yang fungsionalitasnya benar-benar menyamai jantung asli.
Seperti dilansir Engadget, Ahad (12/6), para ilmuwan menggunakan metode baru meniru penyelarasan kompleks elemen jantung yang berkontraksi sambil memproduksi jaringan yang cukup tebal untuk digunakan dalam perawatan jantung regeneratif.
Sistem ini merupakan penyempurnaan dari teknologi bioprinting Sacrificial Writing in Functional Tissue (SWIFT) yang sudah ada.
Ilmuwan berhasil menciptakan platform dengan 1.050 “sumur” masing-masing memiliki dua pilar mikroskopis.
Para ilmuwan mengisi “sumur” tersebut dengan sel induk majemuk yang diinduksi manusia (sel muda yang mampu berkembang menjadi berbagai bentuk) serta protein kolagen dan sel yang digunakan untuk membentuk jaringan ikat. Kombinasi tersebut membentuk jaringan padat yang sejajar sepanjang sumbu yang menghubungkan mikropilar.
Tim kemudian mengangkat blok organ yang dihasilkan dari pilar, menggunakannya untuk membuat tinta bioprinting dan menggunakan printer 3D untuk membantu penyelarasan.
Lihat Juga :