Turki Bocorkan Prototipe Drone Siluman Kizilelma, Lebih Ganas dari Bayraktar TB2
Minggu, 12 Juni 2022 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Mengenal Bayraktar TB2, Drone Canggih Buatan Turki
Pakar Turki mengatakan pesawat tak berawak atau drone akan memainkan peran kunci dalam misi militer masa depan. Militer Turki kemungkinan besar menargetkan konflik di Suriah serta aksi militer terhadap PKK di Irak dan Suriah sebagai target pengoperasian drone Kizilelma.
![Turki Bocorkan Prototipe Drone Siluman Kizilelma, Lebih Ganas dari Bayraktar TB2]()
Kemampuan siluman atau menghindari deteksi radar, dianggap sebagai salah satu keunikan. Apalagi masalah ini dianggap paling kritis dalam proses desain jet tempur berawak, yang juga diperhitungkan dalam desain Bayraktar Kizilelma.
Drone ini akan membawa dan menggunakan semua amunisi seberat 1.500 kilogram yang dikembangkan secara nasional oleh para insinyur Turki. Kemampuan ini menjadi pengganda kekuatan besar bagi militer Turki sehingga tidak bergantung pada produksi negara lain.
Bayraktar Kizilelma, dirancang mampu mengudara selama 5 jam dengan radius misi 500 nm, juga akan memiliki kesadaran situasional yang tinggi dengan radar tercanggih saat ini AESA. “Ini adalah pesawat tempur tak berawak Bayraktar Kizilelma, yang lebih besar dan lebih gesit,” kata Selcuk Bayraktar pada bulan Maret.
Pakar Turki mengatakan pesawat tak berawak atau drone akan memainkan peran kunci dalam misi militer masa depan. Militer Turki kemungkinan besar menargetkan konflik di Suriah serta aksi militer terhadap PKK di Irak dan Suriah sebagai target pengoperasian drone Kizilelma.

Kemampuan siluman atau menghindari deteksi radar, dianggap sebagai salah satu keunikan. Apalagi masalah ini dianggap paling kritis dalam proses desain jet tempur berawak, yang juga diperhitungkan dalam desain Bayraktar Kizilelma.
Drone ini akan membawa dan menggunakan semua amunisi seberat 1.500 kilogram yang dikembangkan secara nasional oleh para insinyur Turki. Kemampuan ini menjadi pengganda kekuatan besar bagi militer Turki sehingga tidak bergantung pada produksi negara lain.
Bayraktar Kizilelma, dirancang mampu mengudara selama 5 jam dengan radius misi 500 nm, juga akan memiliki kesadaran situasional yang tinggi dengan radar tercanggih saat ini AESA. “Ini adalah pesawat tempur tak berawak Bayraktar Kizilelma, yang lebih besar dan lebih gesit,” kata Selcuk Bayraktar pada bulan Maret.
(wib)
Lihat Juga :