Penemuan Jimat Romawi Kuno di Inggris, Berupa Liontin Berbentuk Penis Perak
Jum'at, 10 Juni 2022 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
“Menjadi logam berkualitas lebih tinggi dengan paduan tembaga dan perak dianggap memperkuat kemampuan pelindung lingga. Ini bukti arkeologis yang menunjukkan bahwa penggunaannya di Inggris sangat populer di kalangan tentara Romawi,” kata Rogerson kepada Live Science dikutip SINDOnews, Jumat (10/6/2022).
Cyril Dumas, seorang sarjana di Musée Yves Brayer, menambahkan, pada zaman Romawi pria, wanita, anak-anak, dan bahkan hewan mengenakan liontin seperti ini untuk menangkal apa yang disebut mata jahat. “Amulet ini untuk melawan efek 'mata jahat', personifikasi nasib buruk,” katanya.
Baca juga; Punya Bentuk Unik Seperti Kelamin Pria, Bunga Karnivora Ini Sering Dijadikan Objek Becandaan
Mengenai pilihan logam, mungkin orang yang memesan atau membeli perhiasan memiliki cukup uang untuk logam berkualitas lebih tinggi. “Namun, saya menduga perak juga memiliki sifat magis atau afiliasi yang terkait dengannya,” kata Rob Collins, manajer proyek dan koordinator penelitian di Sekolah Universitas Newcastle. History, Classics and Archaeology.
Detektor logam Wendy Thompson menemukan jimat berbentuk penis berwarna perak pada 31 Desember 2020, dan dia melaporkan temuannya ke Portable Antiquities Scheme. Artefak tersebut sekarang sedang menjalani proses harta karun yang diwajibkan oleh hukum Inggris, kemungkinan akan menjadi koleksi museum di Inggris.
Cyril Dumas, seorang sarjana di Musée Yves Brayer, menambahkan, pada zaman Romawi pria, wanita, anak-anak, dan bahkan hewan mengenakan liontin seperti ini untuk menangkal apa yang disebut mata jahat. “Amulet ini untuk melawan efek 'mata jahat', personifikasi nasib buruk,” katanya.
Baca juga; Punya Bentuk Unik Seperti Kelamin Pria, Bunga Karnivora Ini Sering Dijadikan Objek Becandaan
Mengenai pilihan logam, mungkin orang yang memesan atau membeli perhiasan memiliki cukup uang untuk logam berkualitas lebih tinggi. “Namun, saya menduga perak juga memiliki sifat magis atau afiliasi yang terkait dengannya,” kata Rob Collins, manajer proyek dan koordinator penelitian di Sekolah Universitas Newcastle. History, Classics and Archaeology.
Detektor logam Wendy Thompson menemukan jimat berbentuk penis berwarna perak pada 31 Desember 2020, dan dia melaporkan temuannya ke Portable Antiquities Scheme. Artefak tersebut sekarang sedang menjalani proses harta karun yang diwajibkan oleh hukum Inggris, kemungkinan akan menjadi koleksi museum di Inggris.
(wib)
Lihat Juga :