Sheikh Muszaphar Shukor, Astronot Minang yang Mengenalkan Tata Cara Sholat di Luar Angkasa
Rabu, 08 Juni 2022 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
"Semua orang yang berangkat ke luar angkasa pasti akan merasakan keajaiban. Saya berangkat ke sana saat bulan suci Ramadhan," terang Sheikh Muszaphar Shukor dikutip Hurriyet Daily News.
Sebelum berangkat Sheikh Muszaphar Shukor mengaku tidak ingin meninggalkan sholat dan puasa bulan Ramadhan meski berada di luar angkasa. Dari situlah dia kemudian meminta kementerian di Malaysia untuk memberikan panduan bagaimana cara sholat yang benar buat astronot muslim seperti dirinya ketika berada di luar angkasa.
Situs Paltheos menyebutkan saat itu pemerintah Malaysia langsung mengumpulkan 150 ulama dan cendekiawan musliam di negeri jiran. Dari situlah dirumuskan bahwa seorang astronot muslim yang ingin sholat di luar angkasa seakurat mungkin harus menghadapkan wajahnya ke arah Ka'Bah di Mekkah, Arab Saudi. Jika tidak bisa maka paling tidak mengarahkan wajahnya ke arah bumi.
Untuk waktu sholat, seorang astronot muslim harus menggunakan waktu sholat dimana pertama kali dia berangkat ke luar angkasa. Sheikh Muszaphar Shukor saat itu menggunakan waktu shalat Kazakhstan. Pasalnya pesawat Soyuz yang dia tumpangi memang meluncur di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan. Gerakan sholat pun sama seperti sholat yang kita ketahui pada umumnya (lihat video-red).
"Beruntung saya ditempatkan di International Space Station (ISS) karena posisinya yang tepat berada di dekat bumi. Jadi saya bisa melihat langsung bumi," ucap Sheikh Muszaphar Shukor.
Baca juga : Akhirnya, Interior Tesla Cybertruck Terungkap Juga Penampakannya
Sebelum berangkat Sheikh Muszaphar Shukor mengaku tidak ingin meninggalkan sholat dan puasa bulan Ramadhan meski berada di luar angkasa. Dari situlah dia kemudian meminta kementerian di Malaysia untuk memberikan panduan bagaimana cara sholat yang benar buat astronot muslim seperti dirinya ketika berada di luar angkasa.
Situs Paltheos menyebutkan saat itu pemerintah Malaysia langsung mengumpulkan 150 ulama dan cendekiawan musliam di negeri jiran. Dari situlah dirumuskan bahwa seorang astronot muslim yang ingin sholat di luar angkasa seakurat mungkin harus menghadapkan wajahnya ke arah Ka'Bah di Mekkah, Arab Saudi. Jika tidak bisa maka paling tidak mengarahkan wajahnya ke arah bumi.
Untuk waktu sholat, seorang astronot muslim harus menggunakan waktu sholat dimana pertama kali dia berangkat ke luar angkasa. Sheikh Muszaphar Shukor saat itu menggunakan waktu shalat Kazakhstan. Pasalnya pesawat Soyuz yang dia tumpangi memang meluncur di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan. Gerakan sholat pun sama seperti sholat yang kita ketahui pada umumnya (lihat video-red).
"Beruntung saya ditempatkan di International Space Station (ISS) karena posisinya yang tepat berada di dekat bumi. Jadi saya bisa melihat langsung bumi," ucap Sheikh Muszaphar Shukor.
Baca juga : Akhirnya, Interior Tesla Cybertruck Terungkap Juga Penampakannya
Lihat Juga :