Perburuan Harta Karun Paling Biadab di Dunia dan Masih Berjalan
Minggu, 05 Juni 2022 - 16:31 WIB
loading...
Keberadaan Kuil Suci Sulaiman hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan mengundang kontroversi. Bagi sebagian sejarawan, kuil tersebut dianggap tidak ada dan hanya merupakan khayalan bangsa Yahudi semata. FOTO/ IST
A
A
A
JERUSALEM - Hampir semua negara berburu harta karun , termasuk bangsa Israel mencari istana atau kuil Suci Sulaiman, bahkan kaum Yahudi menyakini bahwa harta karun Sulaiman terpendam di tanah Palestina. Keyakinan Israel ini bahkan menimbulkan kesengsaraan dan penindasan terhadap penduduk asli Palestina.
BACA JUGA - Lebih Berharga dari Harta Karun, Kawasan Tanaman Terbesar di Dunia Ditemukan
Seperti dilansr dari livesience, pencarian keberadaan Kuil Suci Sulaiman pertama kali dilakukan oleh arkeolog Desolce pada tahun 1836 lewat ekspedisi Prancis.
Usaha tersebut kemudian dilanjutkan oleh lembaga arkeologi dari Inggris pada tahun 1867-1870 bersama peneliti sejarah ternama, Kolonel Charles Warren, hingga Arkeolog Amerika Nelson G pada tahun 1940. Tak ada bukti yang dikemukakan secara eksplisit soal keberadaan Haikal Sulaiman hingga saat ini.
Keberadaan Kuil Suci Sulaiman hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan mengundang kontroversi. Bagi sebagian sejarawan, kuil tersebut dianggap tidak ada dan hanya merupakan khayalan bangsa Yahudi semata.
BACA JUGA - Lebih Berharga dari Harta Karun, Kawasan Tanaman Terbesar di Dunia Ditemukan
Seperti dilansr dari livesience, pencarian keberadaan Kuil Suci Sulaiman pertama kali dilakukan oleh arkeolog Desolce pada tahun 1836 lewat ekspedisi Prancis.
Usaha tersebut kemudian dilanjutkan oleh lembaga arkeologi dari Inggris pada tahun 1867-1870 bersama peneliti sejarah ternama, Kolonel Charles Warren, hingga Arkeolog Amerika Nelson G pada tahun 1940. Tak ada bukti yang dikemukakan secara eksplisit soal keberadaan Haikal Sulaiman hingga saat ini.
Keberadaan Kuil Suci Sulaiman hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan mengundang kontroversi. Bagi sebagian sejarawan, kuil tersebut dianggap tidak ada dan hanya merupakan khayalan bangsa Yahudi semata.
Lihat Juga :