AS Tunjuk 2 Perusahaan Ini Bikin Pesawat Luar Angkasa Bertenaga Nuklir
Jum'at, 20 Mei 2022 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
Perangkat Avalanche Energy, dijuluki Orbitron, akan menampilkan kemampuan untuk mengurangi ukuran sistem propulsi berdaya tinggi untuk digunakan pada pesawat ruang angkasa yang lebih kecil.
Baca juga; AS Mulai Kembangkan Pesawat Ruang Angkasa Bertenaga Nuklir
Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) dan NASA juga bekerja sama dengan industri untuk memajukan teknologi propulsi nuklir dengan fokus khusus pada bagaimana kemampuan itu dapat menguntungkan operasi di ruang cislunar. Istilah yang digunakan untuk merujuk pada area antara Bumi dan bulan.
Sistem propulsi nuklir memiliki rasio dorong-terhadap-berat yang tinggi dan lebih efisien untuk dioperasikan. Jadi, lebih mudah untuk melakukan manuver cepat di luar angkasa daripada dengan sistem listrik atau kimia.
Bulan ini, DARPA merilis permintaan untuk fase kedua dari program Demonstration Rocket for Agile Cislunar Operations, untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan desain untuk reaktor dan subsistem propulsi termal nuklir. DARPA mengharapkan untuk memamerkan sistem di orbit pada tahun fiskal 2026.
Baca juga; AS Mulai Kembangkan Pesawat Ruang Angkasa Bertenaga Nuklir
Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) dan NASA juga bekerja sama dengan industri untuk memajukan teknologi propulsi nuklir dengan fokus khusus pada bagaimana kemampuan itu dapat menguntungkan operasi di ruang cislunar. Istilah yang digunakan untuk merujuk pada area antara Bumi dan bulan.
Sistem propulsi nuklir memiliki rasio dorong-terhadap-berat yang tinggi dan lebih efisien untuk dioperasikan. Jadi, lebih mudah untuk melakukan manuver cepat di luar angkasa daripada dengan sistem listrik atau kimia.
Bulan ini, DARPA merilis permintaan untuk fase kedua dari program Demonstration Rocket for Agile Cislunar Operations, untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan desain untuk reaktor dan subsistem propulsi termal nuklir. DARPA mengharapkan untuk memamerkan sistem di orbit pada tahun fiskal 2026.
(wib)
Lihat Juga :