5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global

Kamis, 19 Mei 2022 - 19:59 WIB
loading...
5 Hewan Ini Terancam...
Beruang Kutub (Ursus Maritimus) menghadapi masa depan yang tidak pasti karena berkurangnya es laut di Arktik yang menjadi habitatnya. Foto/onekindplanet/wiki common
A A A
JAKARTA - Ancaman perubahan iklim begitu nyata dan mengakibatkan temperatur Bumi bertambah panas. Kenaikan suhu global yang terus meningkat tentu akan memiliki konsekuensi yang serius bagi manusia dan hewan.

Berikut daftar 5 spesies hewan yang terancam punah akibat perubahan iklim dan pemanasan global dikutip SINDOnews dari laman onekindplanet, Kamis (19/5/2022).

1. Beruang Kutub
5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global


Beruang Kutub (Ursus Maritimus) menghadapi masa depan yang tidak pasti karena berkurangnya es laut di Arktik yang menjadi habitatnya. Musim panas yang lebih lama dan lebih hangat menyebabkan sebagian besar Samudra Arktik kehilangan es untuk waktu yang lama.

Akibatnya, beruang kutub kesulitan mendapatkan mangsa utama mereka, sepertianjing laut. Kondisi ini membuat beruang terpaksa menghabiskan lebih banyak waktu mencari makan di darat yang berisiko mengalami konflik dengan manusia.

Baca juga; Dampak Perubahan Iklim: Beruang Kutub Incest dan Burung Elang Bercerai

2. Anjing Laut
5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global


Anjing Laut (Pusa Hispida), sangat bergantung pada es laut Kutub Utara dan hampir tidak pernah naik ke darat. Menghangatnya suhu musim semi dan pecahnya es laut lebih awal menyebabkan anak-anak anjing laut yang menyusui dipisahkan secara prematur dari induknya.

Selain itu, suhu laut yang lebih hangat cenderung meningkatkan populasi parasit anjing laut dan memaksanya bermigrasi. Tentu ini menyebabkan risiko penyebaran penyakit semakin meluas ke wilayah lain. Dengan pindahnya anjing laut, beruang kutub kesulitan mendapat mangsa favorit.

Baca juga; Anjing Laut Macan Tutul Terbukti Mampu Memangsa Ikan Hiu

3. Kupu-Kupu Raja
5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global


Kupu-Kupu Raja (Danaus Plexippus) yang indah ini terkenal dengan migrasinya yang mengesankan melintasi Amerika Utara untuk mencapai daerah musim dingin yang berlebihan di selatan. Seperti semua kupu-kupu, mereka sangat sensitif terhadap cuaca dan iklim.

Meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem mengancam masa depan spesies kupu-kupu yang karismatik ini. Selain itu, ulat Monarch hanya makan milkweed, karena iklim terus menghangat, kisaran kupu-kupu menjadi lebih kering, yang mengakibatkan hilangnya tanaman pangan yang vital.

Baca juga; Bikin Bingung Ilmuwan, Misteri Cara Kupu-Kupu Terbang Terpecahkan

4. Ikan Cod Atlantik
5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global


Ikan Cod Atlantik (Gadus Morhua) merupakan makanan populer, namun populasinya menyusut akibat penangkapan yang berlebihan selama beberapa dekade. Terjadinya pemanasan laut yang cepat baru-baru ini telah sangat berdampak pada pemijahan dan kelangsungan hidup ikan cod.

Di perairan yang lebih hangat mengurangi ketersediaan zooplankton yang penting bagi kelangsungan hidup dan perkembangan ikan ini. Selain itu, untuk menghindari suhu tinggi, ikan muda cenderung menjelajah ke perairan dalam yang berisiko dimangsa hewan yang lebih besar.

Baca juga; Sturddlefish Lahir dari Kesalahan Eksperimen, Hibrida 2 Spesies Ikan Langka Rusia dan AS

5. Penguin
5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global


Penguin Adelie (Pygoscelis Adeliae) yang banyak ditemukan Antartika, menghadapi masa-masa sulit karena perubahan iklim. Populasinya menurun di Semenanjung Antartika Barat, yang merupakan salah satu daerah yang paling cepat memanas di Bumi.

Tempat bertelur Penguin di pesisir menjadi semakin tidak cocok untuk kelangsungan hidup anak-anaknya yang kecil. Periode suhu laut yang lebih hangat dari biasanya secara terus-menerus berdampak negatif terhadap kemampuan mendapatkan mangsa seperti ikan kecil dan krill.

Baca juga; Fotografer Satwa Liar Temukan Penguin Albino yang Sangat Langka
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
WMO: Kawasan Arab Menghangat...
WMO: Kawasan Arab Menghangat Dua Kali Lebih Cepat dari Rata-Rata Global
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Rekomendasi
Baim Wong dan Paula...
Baim Wong dan Paula Verhoeven Kompak Hadiri Wisuda TK Kiano
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved