Main Video Game Bikin Anak Lebih Cerdas Ketimbang Nonton Televisi dan Internet

Selasa, 17 Mei 2022 - 06:00 WIB
loading...
Main Video Game Bikin...
Penelitian yang dihasilkan oleh Karolinska Institutet bukan jadi alasan pembenar bagi semua orang tua untuk mengizinkan anak-anak mereka bermain video game tanpa batas. Foto/Dailymail.
A A A
JAKARTA - Penemuan menarik dari Karolinska Institutet, Swedia menyimpulkan anak-anak yang main video game di atas rata-rata mengalami peningkatan kecerdasan dibanding nonton televisi dan internet. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 5.000 anak-anak dalam rentang usia 10-12 tahun.

Metode penelitian dilakukan dalam dua tahap. Pertama, anak-anak yang ikut serta dalam penelitian menjalani sesi tanya jawab dan kuesioner mengenai kebiasaan sehari-hari.

Termasuk menonton televisi, bermain video game dan berselancar di dunia maya. Dalam tahapan awal itu seluruh orang tua dari anak-anak juga dilibatkan untuk memberikan informasi durasi kegiatan-kegiatan tadi.

Dari tahapan pertama diketahui, rata-rata anak-anak menghabiskan dua setengah jam sehari menonton video online atau program TV, setengah jam bersosialisasi online, dan satu jam bermain video game.

Tahapan selanjutnya, dua tahun kemudian, tim peneliti dari Karolinska Institue kembali melakukan survei ulang kepada 5.000 anak-anak. Hanya saja ada hal baru di tahapan kedua dimana seluruh anak-anak harus menjalani sesi tes psikologi.

Para peneliti membuat indeks kecerdasan dari lima tugas. Dua pada pemahaman membaca dan kosa kata. Selain itu kemampuan perhatian dan fungsi eksekutif. Ada juga tugas dalam tu menilai pemrosesan visual-spasial, dan terakhir pada kemampuan belajar.

Baca juga : Mau datang ke Indonesia November Nanti, Ini Pesawat Jet yang akan Digunakan Elon Musk

Main Video Game Bikin Anak Lebih Cerdas Ketimbang Nonton Televisi dan Internet


Tes psikologi yang dilakukan setelah dua tahun agar para peneliti bisa mempelajari bagaimana kinerja anak-anak yang memang sangat bervariasi dari satu sesi pengujian yang lain. Selain itu perlu dilakukan perbandingan untuk mengontrol perbedaan individu dalam tes pertama.

Para peneliti juga mempertimbangkan perbedaan genetik di antara responden. Termasuk juga latar belakang pendidikan dan pendapatan orang tua.

Dari tahapan itu diketahui, anak-anak yang bermain video game lebih tinggi dari durasi rata-rata mengalami peningkatan kecerdasan kurang lebih 2,5 nilai IQ. Capaian itu lebih baik dari angka rata-rata yang ada di dua tahapan yang dijalani.

Hanya saja masih ada catatannya. Bagi responden yang masih berusia 10 tahun, saat tahapan pertama dilakukan dan lebih banyak bermain video game, justru tidak lebih pintar dibanding anak-anak yang memang tidak bermain perangkat hiburan yang sama.

Torkel Klingberg, Profesor Kognitif dan Neurosains dari Departemen Neurosains dari Karolinska Institutet mengatakan anak-anak yang bermain video game lebih banyak di usia 10 tahun baru akan mengalami peningkatan kecerdasan dua tahun setelahnya.

"Seorang anak yang berada di 17 persen teratas dalam durasi bermain video game baru terlihat mengalami peningkatan IQ sekitar 2,5 poin lebih banyak daripada rata-rata anak selama dua tahun," jelas Torkel Klingberg.

Baca juga : Unik, Mobil Listrik Termurah di Dunia Wuling Diubah Jadi Speed Boat

"Ini adalah bukti dari efek kausal yang menguntungkan dari video game pada kecerdasan," tambahnya.

Hal itu justru berbeda dengan kegiatan lainnya yakni berselancar di dunia maya seperti Instagram, Instant Messaging, menonton video online dan menjelajah internet dan menonton teve. Menurut mereka tidak terlihat adanya perkembangan yang sama di tingkat kecerdasan.

Dari temuan mereka aktivitas di dunia maya seperti Instagram dan mengirim pesan sam,a sekali tidak meningkatkan kecerdasan anak-anak. Sedikit berbeda dengan menonton teve dan video online . Sedikit ada efek positif tetapi tidak berpengaruh ketika pendidikan orang tua diperhitungkan.

Torkel Klingberg mengatakan hasil penelitian mereka memang bukan jadi alasan pembenar bagi semua orang tua untuk mengizinkan anak-anak mereka bermain video game tanpa batas. "Tetapi bagi orang tua yang terganggu oleh anak-anak mereka bermain video game, Anda sekarang dapat merasa lebih baik mengetahui bahwa itu mungkin membuat mereka sedikit lebih pintar," jelasnya.

Daily Mail menebutkan penelitian Karolinska Institutet kitu juga tidak membedakan jenis video game yang dimainkan anak-anak. Selain itu mereka juga tidak mempertimbangkan kesehatan mental, kualitas tidur dan latihan fisik.

"Kami sekarang akan mempelajari efek dari faktor lingkungan lain dan bagaimana efek kognitif berhubungan dengan perkembangan otak masa kanak-kanak," pungkas Torkel Klingberg.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas Balik ke Zaman...
Awas Balik ke Zaman Pembajakan! Aturan Blokir Game Steam lewat Sistem IGRS Bikin Netizen Ngamuk
Mark Zuckerberg Diseret...
Mark Zuckerberg Diseret ke Pengadilan Kasus Dampak Medsos terhadap Anak-anak
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Kartu Grafis iGame GeForce...
Kartu Grafis iGame GeForce RTX 50 MINI OC Series Diluncurkan
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Rekomendasi
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved