Main Video Game Bikin Anak Lebih Cerdas Ketimbang Nonton Televisi dan Internet
Selasa, 17 Mei 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Unik, Mobil Listrik Termurah di Dunia Wuling Diubah Jadi Speed Boat
"Ini adalah bukti dari efek kausal yang menguntungkan dari video game pada kecerdasan," tambahnya.
Hal itu justru berbeda dengan kegiatan lainnya yakni berselancar di dunia maya seperti Instagram, Instant Messaging, menonton video online dan menjelajah internet dan menonton teve. Menurut mereka tidak terlihat adanya perkembangan yang sama di tingkat kecerdasan.
Dari temuan mereka aktivitas di dunia maya seperti Instagram dan mengirim pesan sam,a sekali tidak meningkatkan kecerdasan anak-anak. Sedikit berbeda dengan menonton teve dan video online . Sedikit ada efek positif tetapi tidak berpengaruh ketika pendidikan orang tua diperhitungkan.
Torkel Klingberg mengatakan hasil penelitian mereka memang bukan jadi alasan pembenar bagi semua orang tua untuk mengizinkan anak-anak mereka bermain video game tanpa batas. "Tetapi bagi orang tua yang terganggu oleh anak-anak mereka bermain video game, Anda sekarang dapat merasa lebih baik mengetahui bahwa itu mungkin membuat mereka sedikit lebih pintar," jelasnya.
Daily Mail menebutkan penelitian Karolinska Institutet kitu juga tidak membedakan jenis video game yang dimainkan anak-anak. Selain itu mereka juga tidak mempertimbangkan kesehatan mental, kualitas tidur dan latihan fisik.
"Kami sekarang akan mempelajari efek dari faktor lingkungan lain dan bagaimana efek kognitif berhubungan dengan perkembangan otak masa kanak-kanak," pungkas Torkel Klingberg.
"Ini adalah bukti dari efek kausal yang menguntungkan dari video game pada kecerdasan," tambahnya.
Hal itu justru berbeda dengan kegiatan lainnya yakni berselancar di dunia maya seperti Instagram, Instant Messaging, menonton video online dan menjelajah internet dan menonton teve. Menurut mereka tidak terlihat adanya perkembangan yang sama di tingkat kecerdasan.
Dari temuan mereka aktivitas di dunia maya seperti Instagram dan mengirim pesan sam,a sekali tidak meningkatkan kecerdasan anak-anak. Sedikit berbeda dengan menonton teve dan video online . Sedikit ada efek positif tetapi tidak berpengaruh ketika pendidikan orang tua diperhitungkan.
Torkel Klingberg mengatakan hasil penelitian mereka memang bukan jadi alasan pembenar bagi semua orang tua untuk mengizinkan anak-anak mereka bermain video game tanpa batas. "Tetapi bagi orang tua yang terganggu oleh anak-anak mereka bermain video game, Anda sekarang dapat merasa lebih baik mengetahui bahwa itu mungkin membuat mereka sedikit lebih pintar," jelasnya.
Daily Mail menebutkan penelitian Karolinska Institutet kitu juga tidak membedakan jenis video game yang dimainkan anak-anak. Selain itu mereka juga tidak mempertimbangkan kesehatan mental, kualitas tidur dan latihan fisik.
"Kami sekarang akan mempelajari efek dari faktor lingkungan lain dan bagaimana efek kognitif berhubungan dengan perkembangan otak masa kanak-kanak," pungkas Torkel Klingberg.
(wsb)
Lihat Juga :