Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman di Tanah Bulan, Siap Jadi Petani Luar Angkasa?
Senin, 16 Mei 2022 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Eksperimen tersebut menggunakan 12 gram atau hanya beberapa sendok the tanah dari bulan yang dikumpulkan selama misi Apollo 11, 12, dan 17. Lalu, digabung dengan tanah/abu vulkanik bumi yang memiliki komposisi serupa dengan tanah di bulan.
Selanjutnya, para peneliti menanam benih selada thale (Arabidopsis thaliana). Tanaman itu tumbuh cepat. Hanya butuh 3 hari. Tapi hasilnya kurus dan lebuh kecil dibandingkan yang ada di bumi.
”Contoh tanah ini dikumpulkan oleh Neil Armstrong, Buzz Aldrin, Pete Conrad, Alan Bean, Gene Cernan, Harrison Schmidt, dan penjelajah bulan lainnya pada 1960-an dan 1970-an,” tulis tim peneliti dalam sebuah opini.
![Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman di Tanah Bulan, Siap Jadi Petani Luar Angkasa?]()
Foto 2021 ini menunjukkan perbedaan antara tanaman selada thale yang tumbuh di abu vulkanik dari Bumi, yang memiliki ukuran partikel dan komposisi mineral yang mirip dengan tanah bulan, kiri, dibandingkan dengan yang tumbuh di tanah bulan, kanan, setelah 16 hari. Foto: Tyler Jones/UF/IFAS
”Melihat benih tumbuh jadi kecambah rasanya sangat menakjubkan. Artinya, penelitian kami suatu hari nanti dapat membantu astronot menumbuhkan tanaman sebagai sumber makanan dan oksigen selama misi luar angkasa dan tinggal lama di bulan,”.
Budidaya tanaman di luar angkasa memang diperlukan bagi calon penjelajah ruang angkasa untuk bertahan dalam misi yang lebih lama. Demikian disebut Rob Ferl, salah satu penulis studi dan profesor ilmu hortikultura di University of Florida.
Selanjutnya, para peneliti menanam benih selada thale (Arabidopsis thaliana). Tanaman itu tumbuh cepat. Hanya butuh 3 hari. Tapi hasilnya kurus dan lebuh kecil dibandingkan yang ada di bumi.
”Contoh tanah ini dikumpulkan oleh Neil Armstrong, Buzz Aldrin, Pete Conrad, Alan Bean, Gene Cernan, Harrison Schmidt, dan penjelajah bulan lainnya pada 1960-an dan 1970-an,” tulis tim peneliti dalam sebuah opini.

Foto 2021 ini menunjukkan perbedaan antara tanaman selada thale yang tumbuh di abu vulkanik dari Bumi, yang memiliki ukuran partikel dan komposisi mineral yang mirip dengan tanah bulan, kiri, dibandingkan dengan yang tumbuh di tanah bulan, kanan, setelah 16 hari. Foto: Tyler Jones/UF/IFAS
”Melihat benih tumbuh jadi kecambah rasanya sangat menakjubkan. Artinya, penelitian kami suatu hari nanti dapat membantu astronot menumbuhkan tanaman sebagai sumber makanan dan oksigen selama misi luar angkasa dan tinggal lama di bulan,”.
Budidaya tanaman di luar angkasa memang diperlukan bagi calon penjelajah ruang angkasa untuk bertahan dalam misi yang lebih lama. Demikian disebut Rob Ferl, salah satu penulis studi dan profesor ilmu hortikultura di University of Florida.
Lihat Juga :