Starliner Boeing Siapkan Uji Peluncuran Kedua Tanpa Awak ke ISS
Minggu, 15 Mei 2022 - 18:46 WIB
loading...
Kapsul Starliner Boeing siap melakukan uji coba peluncuran kedua pada misi Orbital Flight Test 2 (OFT-2) tanpa awak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto/Spaceflightnews/Boeing
A
A
A
FLORIDA - Kapsul Starliner Boeing siap melakukan uji coba peluncuran kedua pada misi Orbital Flight Test 2 (OFT-2) tanpa awak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Uji coba ini untuk mengukur kelayakan Starliner menerbangkan astronot ke luar angkasa.
NASA dan Boeing menargetkan peluncuran Starliner pada 19 Mei 2022 di atas roket United Launch Alliance Atlas V. Ini akan menjadi uji coba kedua Starliner untuk berlabuh dengan ISS dan langkah penting dalam sertifikasi NASA untuk pesawat ruang angkasa Boeing membawa astronot ke luar angkasa.
NASA mengatakan, Starliner akan menghabiskan waktu antara 5 hingga 10 hari berlabuh di ISS sebelum kembali ke Bumi untuk mendarat di Amerika Serikat bagian barat. Jika berhasil, NASA dan Boeing berharap dapat meluncurkan kapsul dengan kru pertamanya sebelum akhir 2022.
Misi OFT-2 dijadwalkan untuk berlabuh ke pelabuhan yang menghadap ke depan dari modul Harmony ISS kira-kira sehari setelah peluncuran. Misi ini akan mengirimkan lebih dari 180 kilogram makanan dan perbekalan lainnya untuk awak stasiun saat ini.
Baca juga; Rusia Ingin Meninggalkan ISS, Ini yang Dikhawatirkan NASA
NASA dan Boeing menargetkan peluncuran Starliner pada 19 Mei 2022 di atas roket United Launch Alliance Atlas V. Ini akan menjadi uji coba kedua Starliner untuk berlabuh dengan ISS dan langkah penting dalam sertifikasi NASA untuk pesawat ruang angkasa Boeing membawa astronot ke luar angkasa.
NASA mengatakan, Starliner akan menghabiskan waktu antara 5 hingga 10 hari berlabuh di ISS sebelum kembali ke Bumi untuk mendarat di Amerika Serikat bagian barat. Jika berhasil, NASA dan Boeing berharap dapat meluncurkan kapsul dengan kru pertamanya sebelum akhir 2022.
Misi OFT-2 dijadwalkan untuk berlabuh ke pelabuhan yang menghadap ke depan dari modul Harmony ISS kira-kira sehari setelah peluncuran. Misi ini akan mengirimkan lebih dari 180 kilogram makanan dan perbekalan lainnya untuk awak stasiun saat ini.
Baca juga; Rusia Ingin Meninggalkan ISS, Ini yang Dikhawatirkan NASA
Lihat Juga :