Penemuan Kota Bawah Tanah di Turki, Tempat Berlindung Umat Kristen dari Kekejaman Tentara Romawi
Minggu, 15 Mei 2022 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
“Kota bawah tanah di daerah , yang sekarang dikenal sebagai Matiate, telah dieksplorasi seluas lebih dari 10.000 meter persegi. Dia perkirakan seluruh kompleks luasnya sekitar 400.000 meter persegi dan mampu menampung antara 60.000 dan 70.000 orang,” katanya kepada kepada Anadolu Agency dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Minggu (15/5/2022).
Dia mengungkapkan, ada kemungkinan bahwa kota bawah tanah ini awalnya berfungsi sebagai tempat perlindungan. Khususnya untuk umat Kristen, dan juga orang Yahudi, pada masa itu dari kekejaman tentara Romawi.
“Ini pertama kali dibangun sebagai tempat persembunyian atau tempat pelarian. Kekristenan bukan agama resmi di abad kedua [dan] keluarga dan kelompok yang menerima agama Kristen umumnya berlindung di kota-kota bawah tanah untuk menghindari penganiayaan Roma,” kata Tarkan.
Baca juga; Arkeolog Turki Temukan Tembok Benteng Kota Kuno Pergamon Sepanjang 1,5 Km
Ahli geografi kuno menulis bahwa wilayah selatan Turki itu pada abad keempat pernah dihuni oleh orang Kristen. Mereka berlindung di kota bawah tanah untuk menghindari penganiayaan tentara Romawi dan Persia.
Dia mengungkapkan, ada kemungkinan bahwa kota bawah tanah ini awalnya berfungsi sebagai tempat perlindungan. Khususnya untuk umat Kristen, dan juga orang Yahudi, pada masa itu dari kekejaman tentara Romawi.
“Ini pertama kali dibangun sebagai tempat persembunyian atau tempat pelarian. Kekristenan bukan agama resmi di abad kedua [dan] keluarga dan kelompok yang menerima agama Kristen umumnya berlindung di kota-kota bawah tanah untuk menghindari penganiayaan Roma,” kata Tarkan.
Baca juga; Arkeolog Turki Temukan Tembok Benteng Kota Kuno Pergamon Sepanjang 1,5 Km
Ahli geografi kuno menulis bahwa wilayah selatan Turki itu pada abad keempat pernah dihuni oleh orang Kristen. Mereka berlindung di kota bawah tanah untuk menghindari penganiayaan tentara Romawi dan Persia.
Lihat Juga :