Korea Utara Tumbang, Tinggal Dua Negara yang Belum Terpapar Covid-19

Minggu, 15 Mei 2022 - 07:00 WIB
loading...
Korea Utara Tumbang,...
Covid-19 telah memapar banyak negara di dunia hingga kini. Cuma dua negara yang masih berstatus Covid Free. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 yang terjadi di Korea Utara menyisakan dua negara yang hingga kini masih belum terpapar Covid-19. Hadirnya Covid-19 di negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un itu sekaligus membuktikan bahwa metoda isolasi total yang dilakukan Korea Selatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 tidak manjut.

Kini dua negara yang belum terpar virus korona adalah Tuvalu dan Turkmenistan. Hal itu disebutkan DW berdasarkan laporan yang dikompilasi oleh John Hopkins University di Amerika Serikat.

Menurut DW, pada 10 Januari 2022 WHO merilis daftar 10 negara yang masih belum terpapar virus Covid-19. Diketahui 10 negara yang dirilis oleh WHO saat itu adalah Tuvalu, Turkmenistan, Korea Utara, Tokelau, Saint Helena, Pitcairn Islands, Niue, Nauru, Kiribati, dan Cook Islands. Hanya saja dalam waktu yang sangat singkat jumlah itu langsung berkurang banyak menyisakan dua negara, Tuvalu dan Turkmenistan.

Ketiadaan kasus Covid-19 di Tuvalu dan Turkmenistan memang menakjubkan. Pasalnya bahkan negara seketat Korea Utara masih bisa kena.

Baca juga : Makin Berat, Bawa Mobil Bentley Kini Harus Gunakan SIM Sopir Truk

Korea Utara Tumbang, Tinggal Dua Negara yang Belum Terpapar Covid-19


Situs BMJ menyebutkan ketiadaan kasus di Turkmenistan terjadi karena data kasus Covid-19 di negara muslim itu sangat rahasia. Pemerintah Turkmenistan sama sekali tidak pernah merilis informasi Covid-19.

"Tidak ada statistik yang bisa dipertanggung jawabkan di Turkmenistan, membuat para analis ada beberapa faktor kenapa hal itu dilakuan," tulis BMJ.

Faktor pertama adanya depopulasi yang sangat besar di Turkmenistan. Saat ini warga Turkmenistan justru banyajk yang pindah ke Rusia, Uzbekistan dan Turki untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Hal itu yang membuat Turkmenistan tidak pernah merilis informasi mengenai data kependudukan dan kasus Covid-19. "Sensus terakhir yang dilakuan di Turkmenistan terjadi pada 2012," jelas BMJ.

Meski demikian BMJ menyebutkan Turkmenistan adalah negara pertama di dunia yang mewajibkan vaksin Covid-19 sebagai kewajiban untuk semua masyarakat yang telah dewasa. Langkah itu diapresiasi mengingat adanya silang pendapat di antara warga mengenai mandatori vaksin Covid-19.

Baca juga : Kejutan, Tanah di Bulan Berhasil Kembangkan Benih Tanaman

Korea Utara Tumbang, Tinggal Dua Negara yang Belum Terpapar Covid-19


Berbeda dengan Turkmenistan, Tuvalu hampir sama seperti negara-negara lain dalam menangani penyebaran Covid-19. Mereka menutup seluruh perbatasan mulai awal 2020 hingga kini. Sama sekali tidak ada orang yang bisa masuk ke Tuvalu.

Pemerintah Tuvalu juga mengakselerasi vaksin ke seluruh warganya. Kini 90 persen warga dewasa Tuvalu telah mendapatkan vaksin secara menyeluruh. Untuk remaja usia 12 sampai 17 tahun sebanyak 85 persen telah menerima vaksin pertama.

"Warga Tuvalu sangat mengapresiasi langkah pemerintah Tuvalu untuk menutup perbatasan secepatnya. Hanya saja itu berimbas pada turunnya pendapatan masyarakat yang mengandalkan pada wisata," lapor The Guardian.

Keberhasilan Tuvalu dan Turkmenistan memang patut diapresiasi. Yang menjadi pertanyaan adalah sampai kapan kedua negara itu benar-benar bertahan dari serbuan Covid-19. Pasalnya ada saja kejadian yang tidak terduga yang membuat sebuah negara bisa terpapar Covid-19.

"Cara memblokir virus secara menyeluruh ternyata adalah misi yang sangat mustahil," tulis DW.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Kim Jong-un Larang Wanita...
Kim Jong-un Larang Wanita Operasi Payudara, Polisi Langsung Gelar Razia
Kenapa Kim Jong-un Tidak...
Kenapa Kim Jong-un Tidak Boleh Meninggalkan Jejak DNA, Ini Jawaban Ilmiahnya
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Cara Kim Jong-un Menyensor...
Cara Kim Jong-un Menyensor Ponsel yang Beredar di Korut Terungkap!
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Rekomendasi
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved