Kebagian Gerhana Matahari Sebagian, Warga RI Wajib Pakai Kacamata Filter
Minggu, 21 Juni 2020 - 05:02 WIB
loading...
Gerhana Matahari Cincin Api seperti yang terlihat oleh observatorium online Slooh, pada 26 Februari 2017. Foto/Slooh
A
A
A
JAKARTA - Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan terjadi pada Minggu, 21 Juni 2020. Di wilayah Indonesia hanya terlihat Gerhana Matahari Sebagian (GMS) dengan kegelapan kurang dari 50%. (Baca juga: Besok Gerhana Matahari Cincin, Begini Tata Cara Salat Gerhana Pendek )
Walaupun hanya beberapa yang bisa menikmati fenomena alam ini, Anda tidak bisa menggunakan mata telanjang.
Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, tidak ada bedanya melihat GMC maupun GMS. "Sama, harus berhati-hati dengan cahaya Matahari yang sangat kuat," ungkap Thomas kepada SINDOnews melalui pesan singkatnya, Sabtu (20/6/2020).
Cara melihat gerhana Matahari yang aman, sambung Thomas, jangan paksakan melihat Matahari yang sangat silau. Untuk bisa menyaksikan fenomena ini, perlu menggunakan kacamata filter.
Sebab Matahari sangat menyilaukan mata, sehingga filter dibutuhkan untuk menyaksikan gerhana. "Gunakan peredup cahaya untuk melihat sekilas perkembangan gerhana. Lebih baik gunakan filter matahari atau kacamata matahari, kalau ada," sarannya.
Gerhana Matahari Cincin Api sendiri hanya akan terlihat di Asia Tengah sampai Asia Timur. Thomas menjelaskan, itu terjadi ketika Matahari-Bulan-Bumi dalam konfigurasi segaris.
Karena posisi bulan lebih jauh dari rata-rata jaraknya dari Bumi, ukurannya lebih kecil daripada Matahari. Jadi bulan hanya menutupi bagian tengah matahari, sehingga matahari tampak seperti cincin.
Walaupun hanya beberapa yang bisa menikmati fenomena alam ini, Anda tidak bisa menggunakan mata telanjang.
Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, tidak ada bedanya melihat GMC maupun GMS. "Sama, harus berhati-hati dengan cahaya Matahari yang sangat kuat," ungkap Thomas kepada SINDOnews melalui pesan singkatnya, Sabtu (20/6/2020).
Cara melihat gerhana Matahari yang aman, sambung Thomas, jangan paksakan melihat Matahari yang sangat silau. Untuk bisa menyaksikan fenomena ini, perlu menggunakan kacamata filter.
Sebab Matahari sangat menyilaukan mata, sehingga filter dibutuhkan untuk menyaksikan gerhana. "Gunakan peredup cahaya untuk melihat sekilas perkembangan gerhana. Lebih baik gunakan filter matahari atau kacamata matahari, kalau ada," sarannya.
Gerhana Matahari Cincin Api sendiri hanya akan terlihat di Asia Tengah sampai Asia Timur. Thomas menjelaskan, itu terjadi ketika Matahari-Bulan-Bumi dalam konfigurasi segaris.
Karena posisi bulan lebih jauh dari rata-rata jaraknya dari Bumi, ukurannya lebih kecil daripada Matahari. Jadi bulan hanya menutupi bagian tengah matahari, sehingga matahari tampak seperti cincin.
Lihat Juga :