Dicurigai Polisi Sebagai Lokasi Pembunuhan, 150 Tengkorak Ternyata Korban Ritual Zaman Pra-Hispanik
Sabtu, 30 April 2022 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
“Sisa-sisa tengkorak ini menunjukkan bahwa tzompantli, atau "altar tengkorak," pernah ada di gua itu,” kata Javier Montes de Paz, seorang antropolog fisik di INAH yang membantu menentukan usia tulang dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Sabtu (30/4/2022).
Menurut The Guardian Tzompantli adalah rak yang terbuat dari kayu di mana suku Aztec dan budaya Mesoamerika lainnya akan menampilkan tengkorak korban. Apalagi ditemukan fakta bahwa sisa-sisa sebagian besar tengkorak atau pecahan tengkorak, tidak ada kerangka lengkap yang ditemukan.
Baca juga; Gua Tempat Upacara Ritual Suku Maya Ditemukan di Semenanjung Yucatan Meksiko
Ini bukan pertama kalinya tzompantli ditemukan di Chiapas. Pada 1980-an, di Gua Banquetas, ditemukan 124 tengkorak, semuanya kehilangan giginya. Kemudian, pada tahun 1993 selama penemuan Gua Tapesco Setan, ditemukan lima tengkorak yang diduga diletakkan di atas tapesco kayu (semacam kisi-kisi).
Montes de Paz menekankan perlunya penelitian arkeologi lebih lanjut di daerah tersebut dan menyatakan bahwa jika ada yang menemukan situs serupa, harus segera menghubungi pihak berwenang atau INAH.
Menurut The Guardian Tzompantli adalah rak yang terbuat dari kayu di mana suku Aztec dan budaya Mesoamerika lainnya akan menampilkan tengkorak korban. Apalagi ditemukan fakta bahwa sisa-sisa sebagian besar tengkorak atau pecahan tengkorak, tidak ada kerangka lengkap yang ditemukan.
Baca juga; Gua Tempat Upacara Ritual Suku Maya Ditemukan di Semenanjung Yucatan Meksiko
Ini bukan pertama kalinya tzompantli ditemukan di Chiapas. Pada 1980-an, di Gua Banquetas, ditemukan 124 tengkorak, semuanya kehilangan giginya. Kemudian, pada tahun 1993 selama penemuan Gua Tapesco Setan, ditemukan lima tengkorak yang diduga diletakkan di atas tapesco kayu (semacam kisi-kisi).
Montes de Paz menekankan perlunya penelitian arkeologi lebih lanjut di daerah tersebut dan menyatakan bahwa jika ada yang menemukan situs serupa, harus segera menghubungi pihak berwenang atau INAH.
(wib)
Lihat Juga :