Lewat AAC Penyandang Disabilitas Bisa Ekspresikan Penyakitnya ke Ahli Medis
Jum'at, 29 April 2022 - 06:28 WIB
loading...
Ilustrasi penyandang disabilitas bisa ekspresikan penyakit kepada dokter dan perawat. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Daewoong Social Impactor adalah program duta mahasiswa yang diluncurkan pada tahun 2021 yang mengumpulkan mahasiswa berbakat dengan ide-ide kreatif untuk mengangkat berbagai masalah kesehatan dan berkomunikasi dengan publik, untuk hidup masyarakat Indonesia yang lebih sehat.
BACA JUGA - Tunjangan Tenaga Medis DKI Tak Dipotong
Tahun ini, Daewoong Social Impactor akan melakukan kegiatan untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan, yang tidak dapat mengekspresikan gejala sakitnya dan dapat menggunakan layanan medis dengan benar, serta meningkatkan kesadaran sosial.
Untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan supaya mudah mengungkapkan penyakit mereka dan menerima layanan medis, duta mahasiswa terpilih akan ambil bagian dalam pembuatan kartu Augmentative Alternative Communication (AAC).
Program ini merupakan kelanjutan dari program ‘Say Pain’, sebuah program CSR yang dilakukan oleh Daewoong Pharmaceutical sejak tahun 2019, yang berkantor pusat di Korea.
‘Say Pain’ adalah program yang mendidik penyandang disabilitas perkembangan melalui kartu AAC untuk memastikan mereka dapat mengekspresikan penyakit mereka sendiri dan berkomunikasi dengan dokter/apoteker untuk mendapatkan layanan medis yang tepat.
Karena kartu AAC yang didistribusikan oleh Daewoong digunakan secara luas di sekolah-sekolah khusus dan rumah sakit serta ambulans dan stasiun pemadam kebakaran Korea, proyek ‘Say Pain’ menawarkan bantuan praktis untuk meningkatkan kualitas hidup para penyandang disabilitas perkembangan.
BACA JUGA - Tunjangan Tenaga Medis DKI Tak Dipotong
Tahun ini, Daewoong Social Impactor akan melakukan kegiatan untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan, yang tidak dapat mengekspresikan gejala sakitnya dan dapat menggunakan layanan medis dengan benar, serta meningkatkan kesadaran sosial.
Untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan supaya mudah mengungkapkan penyakit mereka dan menerima layanan medis, duta mahasiswa terpilih akan ambil bagian dalam pembuatan kartu Augmentative Alternative Communication (AAC).
Program ini merupakan kelanjutan dari program ‘Say Pain’, sebuah program CSR yang dilakukan oleh Daewoong Pharmaceutical sejak tahun 2019, yang berkantor pusat di Korea.
‘Say Pain’ adalah program yang mendidik penyandang disabilitas perkembangan melalui kartu AAC untuk memastikan mereka dapat mengekspresikan penyakit mereka sendiri dan berkomunikasi dengan dokter/apoteker untuk mendapatkan layanan medis yang tepat.
Karena kartu AAC yang didistribusikan oleh Daewoong digunakan secara luas di sekolah-sekolah khusus dan rumah sakit serta ambulans dan stasiun pemadam kebakaran Korea, proyek ‘Say Pain’ menawarkan bantuan praktis untuk meningkatkan kualitas hidup para penyandang disabilitas perkembangan.
Lihat Juga :