Fosil Antropoda Purba Ditemukan di Pantai Kanada, Bertubuh Lunak dengan Kepala Bertanduk
Senin, 25 April 2022 - 16:27 WIB
loading...
Rekonstruksi antropoda purba Tomlinsonus dimitrii yang ditemukan dekat pantai timur Danau Simcoe di Ontario selatan, Kanada. Foto/Art by Christian McCall/ROM/Live Science
A
A
A
ONTARIO - Fosil antropoda purba yang sangat terpelihara dengan baik ditemukan dekat pantai timur Danau Simcoe di Ontario selatan, Kanada . Antropoda purba ini diberi nama Tomlinsonus dimitrii berasal dari kelompok artropoda marrellomorph yang telah punah sekitar 450 juta tahun lalu.
Para ahli paleontologi menemukan antropoda purba ini di sebuah tambang batu yang merupakan sarang bagi fosil laut yang disebut sebagai daerah "Paleo Pompeii." Penemuan spesies ini mengejutkan karena seluruh tubuhnya lunak, berbeda dengan fosil sejenis yang memiliki tulang dan cangkang dinosaurus.
“Kami tidak menyangka akan menemukan spesies bertubuh lunak di situs ini," kata Joseph Moysiuk, kandidat doktor dalam ekologi dan biologi evolusioner di University of Toronto dan peneliti di Royal Ontario Museum (ROM) Toronto dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Senin (25/4/2022).
Baca juga; Dinosaurus Punya Kemampuan Kamuflase Rumit, Ini Rahasia Perubahan Warnanya
Fosil echinodermata lain yang melimpah di daerah tersebut biasanya mengandung bagian tubuh yang termineralisasi yang lebih mungkin terawetkan dari waktu ke waktu. Namun, penemuan spesies ini yang seluruh tubuhnya lunak, membuat penemuan ini semakin mengejutkan.
"Ketika kita berbicara fosil, kita biasanya memikirkan hal-hal seperti tulang dan cangkang dinosaurus. Jadi penemuan fosil jaringan lunak sangat jarang, dan hanya ada beberapa situs di seluruh dunia yang bisa ditemukan organisme bertubuh lunak," kata Moysiuk.
![Fosil Antropoda Purba Ditemukan di Pantai Kanada, Bertubuh Lunak dengan Kepala Bertanduk]()
Antropoda ini berukuran 6 sentimeter, hanya seukuran jari telunjuk dan dapat ditampung di telapak tangan. Spesimen ini memiliki pelindung kepala berornamen yang berisi dua tanduk melengkung yang ditutupi duri seperti bulu.
Para ahli paleontologi menemukan antropoda purba ini di sebuah tambang batu yang merupakan sarang bagi fosil laut yang disebut sebagai daerah "Paleo Pompeii." Penemuan spesies ini mengejutkan karena seluruh tubuhnya lunak, berbeda dengan fosil sejenis yang memiliki tulang dan cangkang dinosaurus.
“Kami tidak menyangka akan menemukan spesies bertubuh lunak di situs ini," kata Joseph Moysiuk, kandidat doktor dalam ekologi dan biologi evolusioner di University of Toronto dan peneliti di Royal Ontario Museum (ROM) Toronto dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Senin (25/4/2022).
Baca juga; Dinosaurus Punya Kemampuan Kamuflase Rumit, Ini Rahasia Perubahan Warnanya
Fosil echinodermata lain yang melimpah di daerah tersebut biasanya mengandung bagian tubuh yang termineralisasi yang lebih mungkin terawetkan dari waktu ke waktu. Namun, penemuan spesies ini yang seluruh tubuhnya lunak, membuat penemuan ini semakin mengejutkan.
"Ketika kita berbicara fosil, kita biasanya memikirkan hal-hal seperti tulang dan cangkang dinosaurus. Jadi penemuan fosil jaringan lunak sangat jarang, dan hanya ada beberapa situs di seluruh dunia yang bisa ditemukan organisme bertubuh lunak," kata Moysiuk.

Antropoda ini berukuran 6 sentimeter, hanya seukuran jari telunjuk dan dapat ditampung di telapak tangan. Spesimen ini memiliki pelindung kepala berornamen yang berisi dua tanduk melengkung yang ditutupi duri seperti bulu.
Lihat Juga :