NASA Temukan Logam Baru GRX-810, Lebih Kuat 1.000 Kali untuk Pesawat Ruang Angkasa
Selasa, 19 April 2022 - 19:44 WIB
loading...
NASA menemukan logam baru yang diberi nama GRX-810 untuk bahan baku membuat pesawat ruang angkasa. Foto/Rolled Alloys Specialty Metal Supplier/Pexels/ Zmescience
A
A
A
FLORIDA - NASA menemukan logam baru yang diberi nama GRX-810 untuk bahan baku membuat pesawat ruang angkasa. NASA mengklaim logam baru ini lebih kuat 1.000 kali dari logam sebelumnya yang biasa digunakan untuk membuat pesawat ruang angkasa.
Logam baru yang diberi nama GRX-810 dibuat menggunakan pencetakan 3D di bawah proyek Transformational Tools and Technologies (TTT) yang dijalankan oleh Direktorat Misi Penelitian Aeronautika (ARMD) NASA. Proyek TTT telah terlibat dalam pengembangan berbagai teknologi komputasi dan eksperimental berteknologi tinggi lainnya untuk NASA.
Logam GRX-810 dibuat dari paduan dispersi oksida (ODS) yang diperkuat, biasa digunakan dalam pengaturan suhu tinggi seperti turbin dan tabung penukar panas. Karena adanya ODS, logam GRX-810 dapat menahan suhu di atas 1.090 derajat Celcius (2.000 derajat Fahrenheit).
Baca juga; Ini Tempat Paling Dingin di Luar Angkasa, Suhunya 3 Kali Lebih Rendah dari Antartika
Partikel oksida nano ODS didistribusikan secara merata di seluruh paduan menggunakan metode pencetakan 3D. Pengembangan material seperti GRX-810 bisa memakan waktu bertahun-tahun dengan metode konvensional yang melibatkan pendekatan coba-coba.
Logam baru yang diberi nama GRX-810 dibuat menggunakan pencetakan 3D di bawah proyek Transformational Tools and Technologies (TTT) yang dijalankan oleh Direktorat Misi Penelitian Aeronautika (ARMD) NASA. Proyek TTT telah terlibat dalam pengembangan berbagai teknologi komputasi dan eksperimental berteknologi tinggi lainnya untuk NASA.
Logam GRX-810 dibuat dari paduan dispersi oksida (ODS) yang diperkuat, biasa digunakan dalam pengaturan suhu tinggi seperti turbin dan tabung penukar panas. Karena adanya ODS, logam GRX-810 dapat menahan suhu di atas 1.090 derajat Celcius (2.000 derajat Fahrenheit).
Baca juga; Ini Tempat Paling Dingin di Luar Angkasa, Suhunya 3 Kali Lebih Rendah dari Antartika
Partikel oksida nano ODS didistribusikan secara merata di seluruh paduan menggunakan metode pencetakan 3D. Pengembangan material seperti GRX-810 bisa memakan waktu bertahun-tahun dengan metode konvensional yang melibatkan pendekatan coba-coba.
Lihat Juga :