Setiap Tahun Miring 5 Derajat, Bisakah Menara Pisa Benar-benar Roboh?
Selasa, 19 April 2022 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Menara Berkaligrafi Surah Maryam Ini Terabaikan, Jejak Kejayaan Arsitektur Islam di Afghanistan
Ini hanya perbaikan sementara, lanjut Fiorentino, jadi tidak mungkin memperkirakan berapa lama menara itu akan berdiri. Dalam 300 tahun ke depan, itu bisa miring kembali ke kemiringan 5,5 derajat dari tahun 1990-an, bergeser di atas tanah lunak lagi.
Namun untuk sementara, menara tersebut aman karena beberapa alasan. Pertama, interupsi yang lama pada konstruksi menara memberikan waktu bagi struktur untuk mengendap di tanah yang dapat ditempa, memperkuat strukturnya hingga bangunan berikutnya.
Selain itu, karena dasar menara lebih tebal daripada bagian atasnya yang dilapisi kolom, pusat massanya lebih rendah dari tanah, sehingga lebih stabil. Termasuk ketika terjadi gempa bumi.
Menurut Fiorentino periode getaran alami yang lebih lama dan tidak terlalu merusak karena struktur tanah lunak di bawah fondasi menara, yang menawarkan perlindungan bangunan dari pengaruh gempa bumi.
Untuk saat ini, bangunan sejarah ikonik ini akan terus bertahan meskipun struktur bangunannya miring. “Orang Romawi kuno ingin membangun monumen yang bertahan lama. Mereka ingin mereka menjadi abadi,” kata Fiorentino.
Ini hanya perbaikan sementara, lanjut Fiorentino, jadi tidak mungkin memperkirakan berapa lama menara itu akan berdiri. Dalam 300 tahun ke depan, itu bisa miring kembali ke kemiringan 5,5 derajat dari tahun 1990-an, bergeser di atas tanah lunak lagi.
Namun untuk sementara, menara tersebut aman karena beberapa alasan. Pertama, interupsi yang lama pada konstruksi menara memberikan waktu bagi struktur untuk mengendap di tanah yang dapat ditempa, memperkuat strukturnya hingga bangunan berikutnya.
Selain itu, karena dasar menara lebih tebal daripada bagian atasnya yang dilapisi kolom, pusat massanya lebih rendah dari tanah, sehingga lebih stabil. Termasuk ketika terjadi gempa bumi.
Menurut Fiorentino periode getaran alami yang lebih lama dan tidak terlalu merusak karena struktur tanah lunak di bawah fondasi menara, yang menawarkan perlindungan bangunan dari pengaruh gempa bumi.
Untuk saat ini, bangunan sejarah ikonik ini akan terus bertahan meskipun struktur bangunannya miring. “Orang Romawi kuno ingin membangun monumen yang bertahan lama. Mereka ingin mereka menjadi abadi,” kata Fiorentino.
(wib)
Lihat Juga :