Microsoft Klaim Sukses Tangkal Gelombang Serangan Siber dari Rusia

Minggu, 10 April 2022 - 05:02 WIB
loading...
Microsoft Klaim Sukses...
Ilustrasi Serangan Hacker Rusia ke website Amerika Serikat. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft mengklaim telah menangkal serangkaian upaya peretasan oleh Rusia yang menargetkan lembaga pemerintahan di Ukraina, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.

Dalam postingan di blog resmi baru-baru ini, Microsoft mengungkap bahwa aktor peretasan adalah "Stronsium," atau dikenal sebagai Fancy Bear, grup hacker terbesar dan terafiliasi oleh pemerintah Rusia.

BACA JUGA - Perang Rusia dan Ukraina, Ini 3 Risiko Cedera Parah yang Terjadi

Seperti dilansir dari Gizmodo, Sabtu (9/4/2022), dikatakan bahwa Stronsium telah melakukan eksploitasi sejumlah hal, mulai dari perusahaan farmasi hingga jaringan perusahaan perangkat pintar.

Dalam hal ini, Microsoft mengatakan bahwa kelompok tersebut menggunakan tujuh domain internet yang berbeda untuk melakukan serangan yang ditujukan untuk memata-matai institusi di seluruh Uni Eropa dan AS.

"Kami percaya Strontium berusaha membangun akses jangka panjang ke sistem targetnya, memberikan dukungan taktis untuk invasi fisik dan mengekstrak informasi sensitif,” tulis VP Keamanan dan Kepercayaan Pelanggan Microsoft, Tom Burt dalam blog.

"Kami telah memberi tahu pemerintah Ukraina tentang aktivitas yang kami deteksi dan tindakan yang telah kami ambil," tambahnya.

Serangan ini melengkapi invasi fisik Rusia ke Ukraina dengan memungkinkannya melakukan serangan di situs web Ukraina dan juga situs internasional yang dioperasikan di negara-negara yang membantu Ukraina.

Institusi pemerintah Ukraina, organisasi media, dan warga yang tak terhitung jumlahnya telah menghadapi serangan upaya peretasan baik menjelang pengepungan Rusia di negara itu pada bulan Februari, dan segera setelahnya.

Saat ini pemerintah Ukrania masih sibuk merekrut tentara sukarelawan yang memiliki kemampuan untuk menyerang balik pemerintah Rusia. Ratusan ribu peretas profesional baik di dalam dam di luar Ukraina disebut telah siap bergabung.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved