Mayoritas Penduduk di Dunia Hirup Udara Beracun
Selasa, 05 April 2022 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
“Harga bahan bakar fosil yang tinggi, ketahanan energi dan kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan kesehatan, polusi udara dan perubahan iklim, membuat dunia perlu bergerak lebih cepat untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” kata direktur jenderal WHO Tedros Ghebreyesus.
Data tersebut baru dirilis menjelang Hari Kesehatan Dunia yang akan diperingati pada 7 April mendatang, dengan tema "Planet kita, kesehatan kita".
Sekitar 2.000 lebih kota dan pemukiman manusia sekarang mencatat data pemantauan tanah untuk partikel, PM10 dan/atau PM2.5, dibandingkan dengan data sebelumnya, menurut WHO.
Kedua polutan tersebut terutama berasal dari aktivitas manusia yang terkait dengan pembakaran bahan bakar fosil.
Data tersebut menunjukkan peningkatan hampir enam kali lipat sejak pendataan dilakukan pada tahun 2011.
Data tersebut baru dirilis menjelang Hari Kesehatan Dunia yang akan diperingati pada 7 April mendatang, dengan tema "Planet kita, kesehatan kita".
Sekitar 2.000 lebih kota dan pemukiman manusia sekarang mencatat data pemantauan tanah untuk partikel, PM10 dan/atau PM2.5, dibandingkan dengan data sebelumnya, menurut WHO.
Kedua polutan tersebut terutama berasal dari aktivitas manusia yang terkait dengan pembakaran bahan bakar fosil.
Data tersebut menunjukkan peningkatan hampir enam kali lipat sejak pendataan dilakukan pada tahun 2011.
(wbs)
Lihat Juga :