Startup Kelas.com Bikin Bootcamp Agar Pencari Kerja Cepat Mendapat Pekerjaan

Senin, 28 Maret 2022 - 17:59 WIB
loading...
Startup Kelas.com Bikin...
Program Bootcamp Kelas.com berisi berbagai materi yang diharapkan bermanfaat bagi para pencari pekerjaan. Foto: dok Kelas.com
A A A
JAKARTA - Terbatasnya lowongan pekerjaan berbanding terbalik dengan jumlah tenaga kerja. Dampaknya, banyak lulusan baru susah mendapat kerja. Apalagi, skill pencari kerja kualifikasinya tidak sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

”Banyak para fresh graduate maupun pekerja yang kehilangan pekerjaan kesulitan mendapat pekerjaan baru selama pandemi. Akses informasi yang terbatas menambah hambatan para pencari kerja,” ujar Product Manager Kelas.com Niko Setiawan.

Karena itu, startup Kelas.com mencoba untuk memecahkan masalah tersebut lewat program Bootcamp yang diharapkan jadi solusi praktis para pencari kerja dalam percepatan memperoleh pekerjaan.

”Bootcamp Kelas merupakan program Kelas.com di mana kami menggunakan sistem self paced learning/Asynchronous,” ungkap Niko. Ia menyebut hal ini sebagai terobosan, karena memungkinkan waktu belajar yang fleksibel (tidak ditentukan waktu pembelajarannya).

Niko menjelaskan, beberapa keunggulan Bootcamp Kelas antara lain memungkinkan peserta kelas belajar dari mana saja. Mereka juga dapat mengulang pembelajaran hingga paham. ”Selain itu, biaya bootcamp yang jauh lebih terjangkau,” ungkapnya.

Menurut Niko, misi Bootcamp Kelas adalah menyediakan bootcamp yang dapat mentransformasi pencari kerja yang ingin memulai karir dan menjadi ahli di satu bidang yang telah disediakan. ”Ini penting karena Indonesia kekurangan 600 ribu talenta digital per tahun di bidang IT, digital marketing, hingga product management,” bebernya.

Ada beberapa keunggulan Bootcamp Kela s dibanding layanan sejenis. Menurut Niko, pihaknya juga memberikan penyaluran kerja, penyusunan PBL (Project base learning) untuk bekal pencarian kerja, juga tanpa minimal pendidikan. ”Yang terpenting, harga kami 10x lebih murah dengan waktu belajar singkat hanya 2 minggu-1 bulan,” beber Niko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Punya 12 Ribu Pengguna,...
Punya 12 Ribu Pengguna, Englishnesia Permudah Belajar Bahasa Inggris Online
4 Tahap Belajat Bahasa...
4 Tahap Belajat Bahasa Inggris Efektif untuk Anak Lewat Aplikasi
Aplikasi Monkey Stories...
Aplikasi Monkey Stories Tuntun Anak Kuasai Bahasa Inggris
7,28 Juta Orang Indonesia...
7,28 Juta Orang Indonesia Jadi Pengangguran per Februari 2025
Kemnaker Tertibkan Syarat...
Kemnaker Tertibkan Syarat Aneh Lowongan Kerja
Antrean Mengular di...
Antrean Mengular di Job Fair Smesco: Harapan Baru di Tengah Tingginya Pengangguran
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved