Ilmuwan Temukan Kerajaan King Kobra di India dan Indonesia

Sabtu, 26 Maret 2022 - 07:02 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Kerajaan...
Ular king kobra yang berada di kawasan Asia. FOTO/ IST
A A A
NEW DELHI - Ilmuwan berhasil menemukan kerajaan king cobra (ophiophagus hannah). Kerajaan tersebut mendiami wilayah yang sangat luas di daerah tropis Asia. Membentang dari Indonesia hingga india.

Namun, penelitian baru mengungkapkan bahwa domain besar king kobra ternyata tidak dikuasai hanya oleh satu spesies. Melaintkan ada empat spesies king kobra yang berbeda dan mereka mendiami kerajaannya di India dan Indonesia.

BACA JUGA - Kerabat Titanoboa, Ahli Akui Ukuran Ular Raksasa Kalimantan Sulit Dipastikan

Empat spesies yang diusulka (yang belum diberi nama resmi) adalah garis keturunan Ghats Barat di India barat daya, garis keturunan Indo-China di Indonesia dan China barat, garis keturunan Indo-Melayu yang mencakup India dan Malaysia, dan garis keturunan Pulau Luzon, ditemukan di Filipina.

"Keberadaan beberapa spesies king kobra mengejutkan karena mereka terlihat mirip, berbagi habitat yang sama, menunjukkan perilaku yang serupa," kata Kartik Shanker, co penulis studi baru dan ahli ekologi evolusi di Indian Institute of Science di Bangalore seperti dilansir dari Telegraf India Jumat (25/3/2022).

Terlepas dari kesamaan mereka, kobra yang ditemukan dalam jangkauan geografis yang luas ini memiliki beberapa perbedaan fisik.

Para ilmuwan bahkan menemukan DNA dari spesimen museum yang sudah lama mati. Awalnya, para penelitian melihat gen mitokondria, yang diturunkan dari ibu ke anak, dan mereka mengidentifikasi empat garis keturunan yang berbeda.

Mereka kemudian melihat perbedaan dalam DNA nuklir – DNA yang terkandung dalam setiap inti sel – antara empat garis keturunan itu. Para peneliti menemukan bahwa keempat garis keturunan bukanlah varian regional dari satu spesies, tetapi secara genetik terpisah satu sama lain.

"Tumpang tindih keragaman genetik dengan wilayah geografis yang terpisah menunjukkan bahwa spesies tersebut telah berevolusi secara terpisah tanpa aliran gen di antara mereka. Temuan ini memiliki implikasi untuk konservasi spesies ini," kata Shankar kepada Telegraph India.

King cobra saat ini terdaftar sebagai spesies yang "rentan" oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). Namun, membagi kelompok menjadi beberapa spesies kemungkinan akan memaksa pemeriksaan ulang status ini. Penelitian ini dipublikasikan September 2021 dalam jurnal Molecular Phylogenetics and Evolution.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Jangan Asal Tinggal!...
Jangan Asal Tinggal! Ini 5 Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
Life Cat Perkuat Penetrasi...
Life Cat Perkuat Penetrasi Pasar Nutrisi Kucing Premium
Rekomendasi
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved