Diintai Rusia, Tentara Inggris Dilarang Menggunakan WhatsApp
Selasa, 22 Maret 2022 - 09:53 WIB
loading...
Militer Inggris dilang gunakan WhatsApp. FOTO/ IST
A
A
A
LONDON - Militer Inggris dilaporkan telah melarang aplikasi WhatsApp karena khawatir Rusia akan meretas platform tersebut untuk mendapatkan informasi operasional yang sensitif.
Seperti dilansir dari Daily Mail Selasa (22/3/2022), semua staf termasuk perwira hingga tentara reguler diinstruksikan untuk berhenti menggunakan layanan pesan telepon untuk tujuan pekerjaan atau mereka akan menghadapi tindakan disipliner.
BACA JUGA - Penyebab WhatsApp Web dan WhatsApp HP Tidak Connect
Dokumen Kementerian Pertahanan yang mengonfirmasi larangan tersebut menyatakan bahwa ada masalah keamanan yang signifikan terkait penggunaan WhatsApp.
Perintah itu segera berlaku dan dibuat setelah surat kabar Daily Mail melaporkan bahwa Rusia menggunakan data ponsel Inggris untuk memilih target serangan udara di Ukraina.
Sebuah serangan rudal Minggu lalu yang menargetkan kamp pelatihan pejuang asing di Ukraina telah menewaskan 35 orang dengan 134 lainnya terluka.
Serangan itu diluncurkan setelah nomor-nomor Inggris yang terhubung ke jaringan telepon Ukraina di pangkalan itu diyakini telah diretas.
Seperti dilansir dari Daily Mail Selasa (22/3/2022), semua staf termasuk perwira hingga tentara reguler diinstruksikan untuk berhenti menggunakan layanan pesan telepon untuk tujuan pekerjaan atau mereka akan menghadapi tindakan disipliner.
BACA JUGA - Penyebab WhatsApp Web dan WhatsApp HP Tidak Connect
Dokumen Kementerian Pertahanan yang mengonfirmasi larangan tersebut menyatakan bahwa ada masalah keamanan yang signifikan terkait penggunaan WhatsApp.
Perintah itu segera berlaku dan dibuat setelah surat kabar Daily Mail melaporkan bahwa Rusia menggunakan data ponsel Inggris untuk memilih target serangan udara di Ukraina.
Sebuah serangan rudal Minggu lalu yang menargetkan kamp pelatihan pejuang asing di Ukraina telah menewaskan 35 orang dengan 134 lainnya terluka.
Serangan itu diluncurkan setelah nomor-nomor Inggris yang terhubung ke jaringan telepon Ukraina di pangkalan itu diyakini telah diretas.
Lihat Juga :