Cara Universitas Budi Luhur Kenalkan Jenis Burung dan Batuan Indonesia

Senin, 14 Maret 2022 - 08:09 WIB
loading...
Cara Universitas Budi...
Universitas Budi Luhur mengadakan lomba burung kicau dan batu Kalimaya Piala Rektor 4 dalam rangkaian ulang tahun yang ke-43. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Universitas Budi Luhur mengadakan lomba burung kicau dan batu Kalimaya Piala Rektor 4 dalam rangkaian ulang tahun yang ke-43. Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin, S.sos , M.Si beserta para jajaranya.

BACA JUGA - Meruwat Bumi, Merawat Kehidupan

Acara ini digelar 2 lomba yang diadakan pada Minggu, 13 Maret 2022 yang dimulai pada pukul 10.00 W.I.B sampai selesai. Kegiatan ini bertema Indahnya Kicau dan Kilau Permata Nusantara ini untuk membuka cakrawala kita tentang keindahan alam Indonesia dengan jenis hewan terutama jenis burungnya dan batu Kalimaya atau bisa disebut batu Opal yang terkenal akan sejarahnya.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM mengungkap rasa syukurnya atas kegiatan dan acara yang berlangsung.

“Saya sangat bangga dan bahagia dimana masyarakat disekitar budi luhur semakin sadar semkain tahu, bahwa budi luhur punya kegiatan yang sangat bermanfaat. Dan juga untuk mengedepankan wacana-wacana yang kita coba implementasikan menjadi sebuah kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Baik dari sisi hobi maupun segi peningkatan ekonomi itu yang kita harapkan bisa kita realisir pada acara-acara ini,“ katanya.

Ditambah dengan support dari Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan. Yang melihat antusiasme dari peserta Lomba burung dan Batu Kalimaya.

“Karena ini adalah cara untuk mengeksplor potensi atau sumber daya alam yang ada disekitar kita yang luar biasa ini. Jadi sangat-sangat apresiasi dengan kegiatan ini, mudah-mudahan bisa dilanjutkan lagi dalam event tidak hanya di Budi Luhur ini. Mungkin apabila ada event di Jakarta Selatan, mungkin akan kita ikutkan,“ ucap Munjirin, S.Sos, M.Si .

Dalam rangkaian acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Budi Luhur dan Juga Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan. Yang menarik adalah kedatangan Walikota Jakarta Selatan sebagai salah satu peserta didalam lomba burung kicau.

Perlombaan ini disambut juga dengan respon baik oleh Dewan Pengurus Daerah Jabodetabek Radjawali Indonesia Fabian Stanley Pies. Menurutnya, dengan diadakan perlombaan ini menjadi ajang penyaluran hobi serta silaturahmi sesama kicau mania yang sudah lama tidak mendapatkan panggung selama pandemi.

“Semuanya kita pantau satu-satu, intinya ini adalah ajang hobi dan ajang silatuhrahmi berkumpul bareng-bareng. kedepanya lebih baik lagi, lebih bagus, lebih legowo dan lebih menghargai sesama pecinta kicau mania,” jelasnya.

Disambut baik juga oleh narasumber seminar edukasi batu Kalimaya, karena dengan diselenggarakan lomba ini. Dapat menumbuhkan rasa bangga dan membangun jiwa Nusantara terhadap salah satu sumber kekayaan alam yang berada didalam wilayah Indonesia.

“ Luar biasa dengan pihak budi luhur yang sudah memfasilitasi dan sudah mensupport dengan berlangsungnya acara goes to campus. Khusus Kalimaya ini ya, itu terima kasih yang bener-bener dikasih gedung dan segala macem kita disupport. Dan itu akan menumbuhkan, gairah-gairah baru lagi dalam kiprah dunia batu Kalimaya.” Ungkap PAW (Petrus Ambarwijaya).

Untuk lomba burung kicau di ikuti sekita 2000 peserta, dan lomba batu Kalimaya di ikuti oleh sekitar 200 peserta. Untuk Perlombaan burung kicau dengan jenis burung yang dilombakan diantara lain Murai, Cucak Ijo, Kacer, Tledekan, Wambi, dan Love Bird dengan 40 kategori kelas perlombaan.

Untuk lomba batu Kalimaya, 6 jenis batu yang dilombakan yaitu Batu Kalimaya Kristal, Batu Kalimaya Kristal, Batu Kalimaya Kristal Air Kelapa, Batu Kalimaya Kristal Teh, Batu Kalimaya Kristal Kopi, dan Batu Kalimaya Putih Susu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Telkom Hijaukan Pesisir...
Telkom Hijaukan Pesisir Lombok: Tanam 10.000 Mangrove dan 2.000 Terumbu Karang pada Hari Bumi 2026
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Batu Gurun Berusia 12.000...
Batu Gurun Berusia 12.000 Tahun Bertuliskan Pesan Penting untuk Manusia Ditemukan
Bongkahan Emas Terbesar...
Bongkahan Emas Terbesar Ditemukan Beratnya Setara Beban Pria Dewasa
Angka Perceraian Penguin...
Angka Perceraian Penguin Terus Naik, Ilmuwan Beberkan Pemicunya
Gerakan Pilah Sampah,...
Gerakan Pilah Sampah, Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi
Hari Bumi, PLN Indonesia...
Hari Bumi, PLN Indonesia Power UBP Bali Tanam 1.000 Pohon dan Resmikan Sistem Air Bersih
Peringati Hari Bumi...
Peringati Hari Bumi 2026, MR.D.I.Y. Indonesia Hadirkan Waste Station di MRT Blok M
Rekomendasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved