NASA Siapkan Roket Mega Moon, Misi Peluncuran ke Bulan Makin Nyata

Selasa, 15 Maret 2022 - 09:44 WIB
loading...
NASA Siapkan Roket Mega...
NASA telah menyiapkan pesawat ruang angkasa Orion di atas roket Space Launch System (SLS) atau yang dikenal sebagai Roket Mega Moon. Foto/Live Science/NASA
A A A
FLORIDA - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat ( NASA ) telah menyiapkan pesawat ruang angkasa Orion di atas roket Space Launch System (SLS) atau yang dikenal sebagai "Roket Mega Moon". Kemajuan ini menunjukkan misi peluncuran ke Bulan Artemis I oleh NASA semakin mendekati kenyataan.

Roket Mega Moon yang sudah disusun dan dibersihkan disiapkan ke landasan peluncuran di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, Senin (14/3/2022). Roket Mega Moon dijadwalkan menjalani tes pra-peluncuran pada Kamis (17/3/2022).

NASA dalam keterangan kepada pers mengatakan, Roket Mega Moon akan melakukan perjalanan sejauh 6,4 kilometer dari Vehicle Assembly Building (VAB) Kennedy ke Launch Pad 39B, jika cuaca mengizinkan. Peluncuran akan dimulai pada pukul 5 sore waktu setempat.

Baca juga; NASA Segera Uji Coba Pesawat Supersonic X-59

Charlie Blackwell-Thompson, direktur peluncuran NASA's Exploration Ground Sistem Program menjelaskan, perjalanan roket akan memakan waktu sekitar 11 jam untuk mencapai tujuannya, dibawa oleh Crawler-Transporter 2 dengan kecepatan 1,3 km/jam.

Setelah pesawat ruang angkasa dan roket diposisikan di landasan peluncuran, para insinyur akan membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk mempersiapkan apa yang dikenal sebagai "latihan pakaian basah". Diberikan nama demikian karena tes ini menunjukkan bahwa roket dapat dimuat dengan propelan cair super dingin.

“Panggilan ke stasiun untuk latihan pakaian basah kemungkinan akan dilakukan pada 1 April. Dan, operasi pengisian tanki diharapkan dimulai pada 3 April 2022,” kata Blackwell-Thompson.

Baca juga; Kesandung Masalah Hukum, NASA Tunda Penerbangan Manusia ke Bulan

Blackwell-Thompson menambahkan, pnsinyur dan teknisi juga akan berlatih hitungan mundur peluncuran untuk menguji respons roket. Mulai dari skenario penghentian penerbangan, sebelum menyelesaikan latihan, menguras tangki bahan bakar dan mempersiapkan roket untuk kembali ke VAB, yang akan memakan waktu delapan hingga sembilan hari lagi.

"Salah satu hal yang saya katakan kepada tim kami hari ini saat kami menyelesaikan pra-tes adalah: Luangkan waktu sejenak. Hargai momen ini, karena menjadi yang pertama tidak sering datang dalam kariermu," kata Blackwell-Thompson.

Pesawat ruang angkasa Orion NASA dapat menampung hingga empat orang, tetapi tidak akan membawa astront di dalamnya ketika misi Artemis I diluncurkan akhir tahun ini. Dalam misi Artemis di masa depan, Orion akan membawa astronot ke luar angkasa, menopang mereka selama misi bulan mereka, dan menjaga mereka tetap aman saat masuk kembali dari luar angkasa.
NASA Siapkan Roket Mega Moon, Misi Peluncuran ke Bulan Makin Nyata


Pesawat ruang angkasa bertengger di atas roket SLS yang dikenal sebagai roket paling kuat milik NASA. Roket ini menghasilkan daya dorong 15% lebih banyak selama lepas landas dan pendakian daripada roket Saturn V yang terbang selama program luar angkasa tahun 1960-an dan 1970-an.

Roket SLS akan mampu membawa lebih dari 24.000 kilogram muatan ke bulan. Setelah peluncuran, asalkan semua tes berhasil diselesaikan, NASA akan menetapkan tanggal peluncuran resmi untuk Artemis I. Saat ini Artemis I terdaftar sebagai "tidak lebih awal dari Mei 2022" pada jadwal peluncuran NASA.

Artemis I adalah misi tanpa awak yang akan terbang ribuan mil di luar bulan dan kemudian kembali ke Bumi setelah sekitar tiga minggu. Bagian selanjutnya dari misi, Artemis II, akan membawa kru terbang ke bulan.

Pada tahap akhir program, Artemis III, akan membawa orang ke permukaan bulan untuk pertama kalinya sejak Apollo 17 berjalan di bulan pada tahun 1972. Baca juga; NASA Bikin Megaroket SLS untuk Kirim Astronot ke Bulan
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Berita Terkini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
Infografis
Gelombang Dukungan Kampus-Kampus...
Gelombang Dukungan Kampus-Kampus Dunia ke Palestina Makin Kuat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved