Melebihi Standar PHE, Tanah Vulkanik Indonesia Mengandung Zat Berbahaya
Senin, 14 Maret 2022 - 12:24 WIB
loading...
Ilustrasi letusan gunung berapi di Indonesia. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Ternyata di balik keindahan alam dan kesuburannya, tanah vulkanik (dari letusan gunung berapi) ternyata menyimpan kandungan zat berbahaya bagi manusia dan lingkungan.
Seperti dilansir dari Conversation, hasil penelitian tersebut dilakukan pada batuan permukaan tanah di sekitar tepian kawah gunung berapi hingga radius sekitar 1 km, menunjukkan adanya kandungan beberapa zat kimia berbahaya dalam jumlah yang cukup tinggi
BACA JUGA - . 8 Kecamatan Ini Terdampak Abu Vulkanik Gunung Semeru
Dikenal sebagai potential harmful elements (PHEs), sekelompok zat ini terdiri dari logam berat dan beberapa unsur lain yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan karena sifatnya yang toksik (beracun) dan karsinogenik (dapat memicu kanker).
Zat berbahaya tersebut meliputi arsenik, antimon, kadmium, kobalt, kromium, dan merkuri. Zat-zat tersebut dihitung dalam satuan ppm (parts per million) atau setara dengan miligram per kilogram.
Penelitian ini berlokasi di kawasan Taman Wisata Alam Talaga Bodas di Garut, Jawa Barat, yang tidak jauh dari lahan perkebunan.
Temuan ini juga memperkuat penelitian di negara lain yang mengungkapkan adanya kandungan zat-zat berbahaya dalam batuan vulkanik.
Seperti dilansir dari Conversation, hasil penelitian tersebut dilakukan pada batuan permukaan tanah di sekitar tepian kawah gunung berapi hingga radius sekitar 1 km, menunjukkan adanya kandungan beberapa zat kimia berbahaya dalam jumlah yang cukup tinggi
BACA JUGA - . 8 Kecamatan Ini Terdampak Abu Vulkanik Gunung Semeru
Dikenal sebagai potential harmful elements (PHEs), sekelompok zat ini terdiri dari logam berat dan beberapa unsur lain yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan karena sifatnya yang toksik (beracun) dan karsinogenik (dapat memicu kanker).
Zat berbahaya tersebut meliputi arsenik, antimon, kadmium, kobalt, kromium, dan merkuri. Zat-zat tersebut dihitung dalam satuan ppm (parts per million) atau setara dengan miligram per kilogram.
Penelitian ini berlokasi di kawasan Taman Wisata Alam Talaga Bodas di Garut, Jawa Barat, yang tidak jauh dari lahan perkebunan.
Temuan ini juga memperkuat penelitian di negara lain yang mengungkapkan adanya kandungan zat-zat berbahaya dalam batuan vulkanik.
Lihat Juga :