Makin Mentereng, Drone Tempur Turki-Ukraina Catat Rekor Terbang di Atas 40.000 Kaki
Sabtu, 12 Maret 2022 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
Akinci [dalam bahasa Turki berarti jenis kavaleri ringan] adalah kendaraan udara tak berawak serang generasi baru. Akinci merupakan salah satu proyek pertama dari usaha patungan Ukraina-Turki “Perisai Laut Hitam”.
Tujuan utama dari Akinci adalah untuk melakukan pengintaian udara operasional dan strategis, serta serangan udara pada target musuh. Lebar sayap Akinci adalah 20 meter dan panjang badan pesawat adalah 12,3 meter.
Baca juga; Tank Kaplan Pertama Indonesia Dikirim dari Turki, Punya Banyak Kehebatan
Berat lepas landas maksimum drone adalah 5500 kg dan dilengkapi dengan sistem pengawasan: dari pencitra termal dan kamera yang kuat, radar dengan antena array bertahap aktif dan berbagai sensor. Uji terbang pertama prototipe drone pemogokan Akinci baru berlangsung pada 6 Desember 2019.
Drone Akinci dilengkapi mesin AI-450T Ukraina yang dikembangkan oleh Ivchenko-Progress. Perusahaan Ukraina ini pada periode 2018 hingga kuartal pertama 2020 mengekspor ke Turki setidaknya 12 mesin untuk drone Akinci.
Tujuan utama dari Akinci adalah untuk melakukan pengintaian udara operasional dan strategis, serta serangan udara pada target musuh. Lebar sayap Akinci adalah 20 meter dan panjang badan pesawat adalah 12,3 meter.
Baca juga; Tank Kaplan Pertama Indonesia Dikirim dari Turki, Punya Banyak Kehebatan
Berat lepas landas maksimum drone adalah 5500 kg dan dilengkapi dengan sistem pengawasan: dari pencitra termal dan kamera yang kuat, radar dengan antena array bertahap aktif dan berbagai sensor. Uji terbang pertama prototipe drone pemogokan Akinci baru berlangsung pada 6 Desember 2019.
Drone Akinci dilengkapi mesin AI-450T Ukraina yang dikembangkan oleh Ivchenko-Progress. Perusahaan Ukraina ini pada periode 2018 hingga kuartal pertama 2020 mengekspor ke Turki setidaknya 12 mesin untuk drone Akinci.

Lihat Juga :