NASA Buka Tabung Berisi Tanah Bulan yang Dibawa Misi Apollo 50 Tahun Silam

Sabtu, 12 Maret 2022 - 11:26 WIB
loading...
NASA Buka Tabung Berisi...
NASA dan para peneliti akhirnya membuka tabung berisi tanah bulan yang dibawa pada misi Apollo 17 pada tahun 1972. Foto/ANGSA Science Team
A A A
LAS VEGAS - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA dan para peneliti akhirnya membuka tabung berisi tanah bulan yang dibawa pada misi Apollo 17 pada tahun 1972. NASA nampaknya sengaja membuka tabung tersebut 50 tahun sejak misi Apollo 17 berakhir karena saat itu belum ada teknologi untuk meneliti tanah bulan.

Dilansir Live Science, Sabtu (12/3/2022), tanah dan batu yang dikumpulkan pada Desember 1972 itu berisi material dari endapan tanah longsor di Lembah Taurus-Littrow bulan.

"Jika kami beruntung, tabung itu juga dapat menyimpan beberapa sampel jejak gas bulan," kata NASA dalam sebuah pernyataan.

BACA: Krisis Perang Rusia Ukraina, Roscosmos Akan Biarkan ISS Jatuh ke Bumi

Sampel batu dan tanah bulan itu dibuka setelah 50 tahun sampai di bumi bukan tanpa alasan. Karena tim Apollo yakin bahwa sains dan teknologi akan terus berkembang jauh melampaui apa yang mungkin terjadi pada tahun 1970-an, bahkan jika misi berawak ke bulan dihentikan.

Saat ini, para peneliti dengan hati-hati memulai proses selama berminggu-minggu untuk secara perlahan menusuk tabung berukuran 4 kali 35 sentimeter yang disegel menggunakan perangkat yang dibuat ilmuwan.

"Analisis ini akan membantu mempersiapkan astronot untuk misi Artemis yang akan datang, yang akan mengembalikan manusia ke bulan untuk pertama kalinya sejak Apollo 17," kata NASA.

BACA JUGA: Ini Daftar Biaya Pajak Pelat Nomor Cantik Kendaraan

Astronot dalam misi Artemis mendatang berencana untuk mendarat di Kutub Selatan bulan. Mereka akan mengumpulkan sampel tertutup dari tanah bulan dingin yang diharapkan akan memajukan pemahaman ilmiah tentang evolusi bulan lebih jauh.

Sebagai bagian dari misi Artemis, NASA akan mendaratkan wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama di permukaan bulan, dan berusaha membangun pangkalan bulan permanen.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Bulan Semakin Menjauh...
Bulan Semakin Menjauh dari Bumi Ini yang Terjadi pada Waktu dalam Sehari
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
Rekomendasi
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved