Pertahankan Laboratorium Senjata Biologis di Ukraina, AS Akui Serang Rusia

Kamis, 10 Maret 2022 - 05:03 WIB
loading...
Pertahankan Laboratorium...
Amerika Serikat mengakuii memiliki Laboratorium Senjata Biologis di Ukaraina. FOTO/ IST
A A A
KIEB - Amerika Serikat (AS) mengaku bekerja sama dengan Ukraina untuk mencegah pasukan Rusia menyerbu dan menyita bahan penelitian biologi yang berada di laboratorium senjata biologis .

Departemen Luar Negeri juga menyatakan keprihatinan jika militer Rusia mencoba untuk menguasai fasilitas penelitian biologi di Ukraina.

BACA JUGA - Ilmuwan Pastikan Nuklir Rusia Bisa Lenyapkan Inggris dalam Hitungan Detik

Kemarin, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Vicoria Nuland bersaksi dalam sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat tentang Ukraina di Washington.

Komite tersebut dibentuk untuk mempelajari agresi Rusia terhadap Ukraina dan tanggapan dari seluruh dunia.

Menyusul tanggapan tersebut, Senator AS Marco Rubio menambahkan ada laporan tentang 'propaganda Rusia' yang mengklaim penemuan plot oleh Ukraina untuk melepaskan senjata biologis yang dikoordinasikan NATO.

Ditanya apakah serangan senjata biologis atau kimia akan terjadi di Rusia yang diatur oleh Rusia, Rubio tidak menyangkal tuduhan tersebut.

“Saya yakin karena itu adalah teknik klasik Rusia untuk menyalahkan pria lain atas apa yang mereka rencanakan untuk dilakukan sendiri,” katanya seperti dilansir dari The New York Time, Rabu (9/3/2022).

Sebelumnya, pemerintah Rusia mengklaim bahwa laboratorium biologi Biolabs yang didanai AS sedang mengembangkan senjata biologis di Ukraina.

Kedutaan Besar AS di Ukraina mengatakan pihaknya mendanai program penelitian di Ukraina untuk mengembangkan "patogen paling berbahaya di dunia".

Minggu lalu, Kementerian Pertahanan Rusia menemukan bukti Biolabs menghancurkan sampel patogen berbahaya segera ketika 'operasi militer' dimulai.

Itu terjadi dua hari setelah Rusia mengklaim Ukraina membangun senjata nuklir dari bom berbasis plutonium yang kotor.

Kementerian Luar Negeri Moskow mengunggah tweet Twitter tentang penemuan bukti yang Kyiv berusaha untuk menghapus jejak program biologi militer yang didanai Pentagon di Ukraina.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved