Hubungan Rusia dan AS Tak Harmonis, Perusahaan Elon Musk Raih Kontrak Besar dari NASA
Rabu, 09 Maret 2022 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
SpaceX mulai menerbangkan astronot NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tahun 2020. Misi Crew-6 SpaceX, yang terakhir dari batch penerbangan yang diperoleh sebelumnya, diharapkan diluncurkan pada awal 2023.
NASA memilih SpaceX dan Boeing pada tahun 2014 untuk menerbangkan astronot ke ISS sebagai bagian dari program Kemampuan Transportasi Kru Komersial. Namun, pesawat ruang angkasa Boeing, yang disebut Starliner, belum melakukan uji terbang yang sukses.
![Hubungan Rusia dan AS Tak Harmonis, Perusahaan Elon Musk Raih Kontrak Besar dari NASA]()
Baca juga; Dampak Perang Rusia Ukraina, Roscosmos Hentikan Kerja Sama Peluncuran Roket Soyuz dengan Eropa
Saat ini astronot yang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional adalah misi Crew-3, ang terdiri dari astronot NASA Raja Chari, Kayla Barron, Thomas Marshburn dan astronot Eropa Matias Maurer. Kru-4, yang terdiri dari Kjell Lindgren (NASA), Robert Hines, Jessica Watkins, dan Samantha Cristoforetti (ESA/Eropa).
Mereka diperkirakan akan menggantikan Crew-3 pada pertengahan April dan misi itu dijadwalkan diluncurkan pada 15 April. "NASA mencari modifikasi kontrak tambahan di masa depan untuk layanan transportasi sesuai kebutuhan," keterangan tulis NASA.
NASA memilih SpaceX dan Boeing pada tahun 2014 untuk menerbangkan astronot ke ISS sebagai bagian dari program Kemampuan Transportasi Kru Komersial. Namun, pesawat ruang angkasa Boeing, yang disebut Starliner, belum melakukan uji terbang yang sukses.

Baca juga; Dampak Perang Rusia Ukraina, Roscosmos Hentikan Kerja Sama Peluncuran Roket Soyuz dengan Eropa
Saat ini astronot yang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional adalah misi Crew-3, ang terdiri dari astronot NASA Raja Chari, Kayla Barron, Thomas Marshburn dan astronot Eropa Matias Maurer. Kru-4, yang terdiri dari Kjell Lindgren (NASA), Robert Hines, Jessica Watkins, dan Samantha Cristoforetti (ESA/Eropa).
Mereka diperkirakan akan menggantikan Crew-3 pada pertengahan April dan misi itu dijadwalkan diluncurkan pada 15 April. "NASA mencari modifikasi kontrak tambahan di masa depan untuk layanan transportasi sesuai kebutuhan," keterangan tulis NASA.
(wib)
Lihat Juga :