Bagaimana Jika Seseorang Meninggal di Luar Angkasa? Begini Opsi Penanganannya

Selasa, 01 Maret 2022 - 22:25 WIB
loading...
A A A
Baca juga; 5 Bulan Bertugas di Luar Angkasa, Struktur Otak Astronot Alami Perubahan

Waktu yang dihabiskan di luar angkasa untuk misi wisata saat ini mulai dari beberapa menit hingga beberapa hari. Ini berarti risiko kematian di luar angkasa oleh sebab alami sangat rendah, meskipun bukan tidak mungkin.
Bagaimana Jika Seseorang Meninggal di Luar Angkasa? Begini Opsi Penanganannya


Bagaimana jika seseorang meninggal di luar angkasa ketika memulai misi yang lebih jauh ke luar angkasa, dan bahkan suatu hari menetap secara permanen di luar angkasa. Hukum antariksa internasional memberikan posisi default, artinya negara yang telah mendaftarkan pesawat ruang angkasa memiliki yurisdiksi atas objek ruang angkasa dan personelnya.

“Jadi prosedurnya disesuaikan dengan kesepakatan sebelum misi dijalankan. Bisa juga prosedurnya disesuaikan dengan kebiasaan atau tradisi suatu negara atau kepercayaan dan keyakinan setiap individu,” ujarnya.

Baca juga; Virgin Galactic Buka Pemesanan Tiket untuk Tamasya Luar Angkasa, Harganya?

Dalam perjalanan pulang pergi ke Mars, yang akan memakan waktu bertahun-tahun, opsi yang mungkin dilakukan terhadap jenazah orang yang meninggal akan dibekukan di ruang angkasa untuk mengurangi beratnya. Tujuannya agar membuatnya lebih mudah untuk disimpan dalam perjalanan kembali ke Bumi.
Bagaimana Jika Seseorang Meninggal di Luar Angkasa? Begini Opsi Penanganannya


Ada juga opsi untuk membuang jenazah orang yang meninggal di ruang angkasa, seperti dalam film Star Trek ketika tubuh Spock dibuang ke luar angkasa. Ini mungkin opsi yang tidak diinginkan dalam kehidupan nyata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
3 Anggota Kopassus Didakwa...
3 Anggota Kopassus Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana di Kasus Kematian Kacab Bank
Angka Kematian Kanker...
Angka Kematian Kanker di Indonesia Masih Tinggi, Fasilitas dan Penanganan Harus Ditingkatkan
Rekomendasi
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Begini Cara Lihat Data...
Begini Cara Lihat Data Bocor di Dark Web Lewat Gmail
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved