Kurangi Sampah Plastik, Australia Kembangkan Organisme Pelahap Polimer Seperti 'Pac-Man'
Rabu, 23 Februari 2022 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Superman Tak Bisa Menembusnya, Material Polimer 2DPA-1 Ini Sekuat Baja dan Seringan Plastik
Carbios menggunakan enzim yang pertama kali diidentifikasi dalam kompos, kemudian mereka modifikasi untuk memperkuat dan mempercepat proses daur ulang sampah plastik. Australian National University juga telah mendukung startup Australia Samsara untuk menciptakan daur ulang tanpa batas dan mengakhiri polusi plastik.
Pendiri perusahaan Paul Riley ingin mengumpulkan dana USD49 juta untuk membangun pabrik daur ulang enzimatik pertama di Australia. “Ada 400 juta ton plastik yang dibuat setiap tahun dan kami terus membuat lebih banyak lagi,” kata Riley.
Selama pandemi COVID-19, sampah bekas masker wajah sekali pakai telah meningkat. Nsikak Benson, seorang profesor di Covenant University di Nigeria, memperkirakan ada sekitar 3,4 miliar masker sekali pakai,yang biasanya terbuat dari plastik yang disebut polipropilen,dibuang setiap hari di seluruh dunia.
Carbios menggunakan enzim yang pertama kali diidentifikasi dalam kompos, kemudian mereka modifikasi untuk memperkuat dan mempercepat proses daur ulang sampah plastik. Australian National University juga telah mendukung startup Australia Samsara untuk menciptakan daur ulang tanpa batas dan mengakhiri polusi plastik.
Pendiri perusahaan Paul Riley ingin mengumpulkan dana USD49 juta untuk membangun pabrik daur ulang enzimatik pertama di Australia. “Ada 400 juta ton plastik yang dibuat setiap tahun dan kami terus membuat lebih banyak lagi,” kata Riley.
Selama pandemi COVID-19, sampah bekas masker wajah sekali pakai telah meningkat. Nsikak Benson, seorang profesor di Covenant University di Nigeria, memperkirakan ada sekitar 3,4 miliar masker sekali pakai,yang biasanya terbuat dari plastik yang disebut polipropilen,dibuang setiap hari di seluruh dunia.
(wib)
Lihat Juga :