Matahari Tak Berhenti Lontarkan Badai Raksasa, Bagaimana Nasib Bumi?
Jum'at, 18 Februari 2022 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
"Ini hanya wilayah aktif sisi jauh kedua dengan ukuran ini sejak September 2017. Jika wilayah ini tetap besar saat berotasi ke sisi matahari yang menghadap Bumi, itu bisa memberi kita beberapa suar yang menarik," kata astronom Junwei Zhao dari kelompok helioseismologi Universitas Stanford kepada SpaceWeather.
Menurut SpaceWeatherLive yang melacak aktivitas tersebut, matahari telah meletus setiap hari selama bulan Februari. Beberapa hari matahari juga menampilkan beberapa suar yang kuat.
Badai itu termasuk tiga dari kategori suar paling kuat kedua, suar kelas-M: sebuah M1.4 pada 12 Februari; sebuah M1 pada 14 Februari; dan M1.3 pada 15 Februari. Ada juga lima flare kelas M di bulan Januari.
BACA JUGA: Simak, Ini Bahayanya Main Smartphone Sebelum Tidur
Patut diketahui, badai geomagnetik ringan yang menjatuhkan 40 satelit Starlink yang baru diluncurkan dari orbit rendah Bumi mengikuti suar kelas-M yang terjadi pada 29 Januari.
Menurut SpaceWeatherLive yang melacak aktivitas tersebut, matahari telah meletus setiap hari selama bulan Februari. Beberapa hari matahari juga menampilkan beberapa suar yang kuat.
Badai itu termasuk tiga dari kategori suar paling kuat kedua, suar kelas-M: sebuah M1.4 pada 12 Februari; sebuah M1 pada 14 Februari; dan M1.3 pada 15 Februari. Ada juga lima flare kelas M di bulan Januari.
BACA JUGA: Simak, Ini Bahayanya Main Smartphone Sebelum Tidur
Patut diketahui, badai geomagnetik ringan yang menjatuhkan 40 satelit Starlink yang baru diluncurkan dari orbit rendah Bumi mengikuti suar kelas-M yang terjadi pada 29 Januari.
Lihat Juga :