Perubahan Iklim Bikin Orang Miskin Makin Sengsara, Terutama di Negara Tropis
Kamis, 17 Februari 2022 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip SINDOnews dari laman UPI.com, para peneliti juga mengatakan bahwa pada tahun 2100, orang-orang termiskin di dunia akan menghadapi 23 hari lebih banyak gelombang panas daripada orang-orang terkaya. Banyak daerah berpenduduk padat dan berpenghasilan rendah di daerah tropis dengan kesenjangan ekonomi tinggi bakal menghadapi paparan gelombang panas.
Sadegh menunjukkan bahwa temuan itu menambah bukti yang berkembang bahwa negara-negara berpenghasilan rendah akan paling terpukul oleh perubahan iklim. Meskipun negara-negara berpenghasilan tinggilah yang mengeluarkan sebagian besar gas rumah kaca.
Baca juga; Sungai Efrat dan Tigris Mengering Akibat Perubahan Iklim dan Ketegangan Politik
Seorang profesor di Pusat Kesehatan dan Lingkungan Global di Universitas Washington, Kristie Ebi mengingatkan, pentingnya memperhatikan dampak perubahan iklim dan gelombang panas di negara-negara dengan penghasilan rendah.
“Kita harus memberitahu apa tindakan yang tepat untuk menghadapi perubahan iklim dan gelombang panas di masa depan,” katanya.
Sadegh menunjukkan bahwa temuan itu menambah bukti yang berkembang bahwa negara-negara berpenghasilan rendah akan paling terpukul oleh perubahan iklim. Meskipun negara-negara berpenghasilan tinggilah yang mengeluarkan sebagian besar gas rumah kaca.
Baca juga; Sungai Efrat dan Tigris Mengering Akibat Perubahan Iklim dan Ketegangan Politik
Seorang profesor di Pusat Kesehatan dan Lingkungan Global di Universitas Washington, Kristie Ebi mengingatkan, pentingnya memperhatikan dampak perubahan iklim dan gelombang panas di negara-negara dengan penghasilan rendah.
“Kita harus memberitahu apa tindakan yang tepat untuk menghadapi perubahan iklim dan gelombang panas di masa depan,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :