Terungkap, Fosil Buaya Purba dengan Dinosaurus di Dalam Perut

Senin, 14 Februari 2022 - 22:31 WIB
loading...
Terungkap, Fosil Buaya...
Museum Age of Dinosaurs Australia menggambar ilustrasi buaya purba yang memakan dinosaurus jenis ornithopoda. Foto/DOK. Age of Dinosaurs Australia
A A A
AUSTRALIA - Penemuan fosil buaya purba di Australia menghadirkan fakta yang mengejutkan. Makanan terakhir yang diterkam buaya itu adalah seekor dinosaurus. Fakta makanan itu melanjutkan kejutan lain yang ditemukan ilmuwan Australia baru-baru ini.

Mereka juga menemukan fakta buaya purba itu merupakan spesies baru yang dinamakan Confractosuchus sauroktonos. Dari perhitungan ilmiah, berdasarkan fosil buaya purba yang ditemukan di wilayah Queensland itu telah mencapai usia 95 juta tahun.

Dilaporkan Sky News, temuan itu merupakan bukti pertama adanya buaya purba yang memakan dinosaurus. Hanya saja perlu dicatat dinosaurus yang diterkam itu adalah seekor ornithopoda yang masih sangat muda.

Untuk seekor dinosaurus, ornithopoda tidak ubahnya seperti burung buat manusia. Ornithopoda bahkan adalah nama latin dari burung berkaki.

Baca juga : Negara-negara Ini Jual Mobil Listrik Lebih Murah Dibanding Indonesia

Terungkap, Fosil Buaya Purba dengan Dinosaurus di Dalam Perut


"Penemuan buaya purba yang memakan ornithopoda itu sangat jarang terjadi. Hanya ada sedikit contoh pemangsaan dinosaurus yang bisa diteliti di tingkat global," lapor Museum Age of Dinosaurs.

Penemuan fakta buaya purba memakan dinosaurus di Australia itu sebenarnya menempuh jalan panjang. Sebenarnya fosil buaya purba itu pertama kali ditemukan pada 2010.

Fosil yang terlalu rapuh dan banyaknya bongkahan batu yang tersembunyi di dalam fosil membuat ilmuwan perlu melakukan teknik khusus. Dr Joseph Bevitt, seorang ilmuwan dasroi Australian Nucleae Science kemudian mencoba memindai isi yang ada di dalam fosil dengan teknologi pemindaian mikro-CT sinar-X neutron dan sinkrotron.

Baca juga : Selebritas yang Mobilnya Pernah Dicuri, Ada yang Sampai Lima Kali

Hasil pemindaian itu kemudian dikirimkan ke Dr Matt White dari Museum Age of Dinosaurs. Dari situ data diteliti untuk melakukan pemrosesan komputer guna membangun rekonstruksi tulang secara tiga dimensi.

Dari rekonstruksi itu diketahui adanya tulang dari ornithopod. Hal itu disimpulkan sebelum mati, buaya purba itu telah memakan seekor ornithopod yang beratnya cuma 3,7 kilogram.

"Meskipun Confractosuchus tidak memiliki spesialisasi dalam memakan dinosaurus, ia tidak akan mengabaikan makanan yang mudah, seperti ornithopod muda yang kami temukan di perutnya," ungkap Dr Matt White.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dinosaurus yang Pernah...
Dinosaurus yang Pernah Kuasai Asia Tenggara Ditemukan, Begini Wujudnya
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Tas Tangan dari Kulit...
Tas Tangan dari Kulit Dinosaurus Memicu Kontroversi Ilmiah, Ini Alasannya
Fosil Lubang Anus Tertua...
Fosil Lubang Anus Tertua Ditemukan pada Reptil Berusia 290 Juta Tahun
Mengapa Manusia Purba...
Mengapa Manusia Purba Neanderthal Suka Mengumpulkan Tengkorak Bertanduk?
Dinosaurus Berduri Aneh...
Dinosaurus Berduri Aneh dengan Kulit yang Berbeda dari Hewan Mana Pun Ditemukan
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Berencana Bangun Penjara yang Dikelilingi Buaya
Menteri Israel Usul...
Menteri Israel Usul Tahanan Palestina Ditempatkan di Penjara yang Dikelilingi Buaya
Rekomendasi
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved