7 Hewan Melata Paling Mematikan di Dunia, Nomor 6 Ada di Indonesia

Rabu, 09 Februari 2022 - 11:52 WIB
loading...
A A A
The Russell's viper kadang-kadang dikenal sebagai chain viper. Sebanarnya ular ini tidak menggangu manusia, namun ketika merasa diserang ular ini akan sangat berbahaya dan agresif.

Ular berbisa ini berasal dari India, Taiwan, Cina selatan dan Asia Tenggara. Meskipun ukurannya kecil, sekitar 1 meter hingga 1,5 meter, ular beludak ini menonjol karena kekuatan, kelincahan, dan kekokohannya.

BACA JUGA: Cara Mengaktifkan Nomor Telkomsel yang Hangus Sambil Rebahan

Beberapa ciri yang membedakannya dari ular lain adalah lubang hidungnya yang besar, moncong yang bengkok, kepala berbentuk segitiga dan sisik yang menonjol di bagian depan wajahnya.

4. Black Mamba

Berasal dari benua Afrika, mamba hitam juga merupakan salah satu hewan paling beracun di dunia dan mungkin yang paling mematikan. Meskipun kulit mereka berwarna hijau zaitun atau abu-abu, mereka mendapatkan nama mereka dari bagian dalam mulut mereka yang benar-benar hitam.

Ini adalah ular besar dengan panjang hingga empat meter, tetapi meskipun ukurannya besar, mereka memiliki kelincahan yang ekstrem. Ini adalah ular yang paling ditakuti oleh penduduk Afrika, sebagian karena dikenal sebagai ular teritorial. Ini berarti mereka bisa sangat menakutkan ketika terpojok, meskipun, seperti kebanyakan ular, mereka tidak mencari masalah dengan manusia.

Saat menyerang mereka akan memberikan serangan berulang yang menghasilkan banyak racun yang sangat kuat. Dengan racun paling mematikan kedua di dunia, ukuran besar dan agresivitas mereka, alasan untuk dianggap sebagai ular paling mematikan.

Dampak dari racun ular ini sangat mematikan dengan prosentase 100% jika tidak diobati, tetapi banyak juga yang tidak tertolong nyawanya meski telah mendapat pertolongan medis.

Racun mereka begitu kuat dan dalam jumlah besar sehingga mereka person mungkin membutuhkan hingga 30 botol antivenom untuk bertahan hidup. Kematian dapat terjadi setelah 15 menit setelah menerima gigitan.

5. Buaya Air Asin

Buaya air asin, juga dikenal sebagai buaya laut, adalah reptil terbesar yang diketahui hidup saat ini. Jantan dewasa dapat mencapai panjang 7 meter dan berat hingga 1.500 kilogram. Betina berukuran sekitar setengah, tetapi mereka masih reptil besar.

Populasi mereka terutama tinggal di tanah berawa Australia, Indochina, Malaysia, Filipina, Indonesia, New Guinea, India, Sri Lanka dan Bangladesh. Namun, karena mereka perenang yang sangat baik, mereka dapat bertahan hidup di perairan terbuka dan diketahui bermigrasi ke pantai Polinesia Prancis dan Kepulauan Solomon.

Di habitatnya, buaya ini adalah predator super dengan gigitan terkuat dari semua reptil dan tentu saja di seluruh kerajaan hewan. Pada umumnya, mereka berperilaku seperti pemburu oportunistik, mencari mangsa dengan bersembunyi dan menunggu datang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Gelombang Dingin Ekstrem...
Gelombang Dingin Ekstrem Bekukan Florida, Iguana Berjatuhan dari Pohon
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Jangan Asal Tinggal!...
Jangan Asal Tinggal! Ini 5 Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
Life Cat Perkuat Penetrasi...
Life Cat Perkuat Penetrasi Pasar Nutrisi Kucing Premium
Rekomendasi
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved