Pensiun 2030, Ini Alasan Stasiun Luar Angkasa Internasional Tak Bisa Selamanya di Orbit

Sabtu, 05 Februari 2022 - 12:32 WIB
loading...
A A A
"Pada dasarnya, setiap kapal kargo yang datang ke stasiun luar angkasa, atau kapal mana pun, biasanya memiliki kelebihan propelan hingga tingkat tertentu. Mereka harus memiliki propelan untuk melakukan pertemuan, dan kemudian mereka kadang-kadang dapat memiliki tambahan untuk melakukan reboost," kata Jonathan McDowell, astronom dari Harvard kepada Space.com.

Jika pengiriman bahan bakar itu berhenti, Stasiun Luar Angkasa akan berada di bawah kendali gravitasi dan atmosfer Bumi. Kondisi itu membuat posisinya naik turun tak terkendali di angkasa. Kondisi ini jelas tidak aman bagi Stasiun Luar Angkasa Internasional yang punya bobot 420.000 kilogram saat di Bumi.

Baca juga; Pertama Kali Astronot China Rayakan Tahun Baru Imlek di Stasiun Luar Angkasa Tiangong

Berhubung Stasiun Luar Angkasa Internasional dikelola Amerika Serikat dan sejumlah negara mitra, yaitu Rusia, Kanada, Jepang dan negara-negara yang berpartisipasi dari Badan Antariksa Eropa, maka keputusan untuk pensiun didasarkan pada faktor teknik dan politik. Meskipun NASA telah berkomitmen untuk menjaga stasiun di orbit hingga 2030, negara mitra lainnya belum menandatangani kesepakatan itu.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
3 Alasan Rizky Ridho...
3 Alasan Rizky Ridho Layak Merumput di Klub Luar Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved