Berusia 99 Juta Tahun, Bunga Purba Ini Tetap Utuh Terawetkan Sempurna
Kamis, 03 Februari 2022 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Spicer yang juga profesor tamu di Kebun Raya Tropis Xishuangbanna, China, menambahkan, evolusi dan penyebaran tanaman berbunga (angiospermae) memainkan peran kunci dalam membentuk sebagian besar kehidupan. Misalnya diversifikasi serangga, amfibi, mamalia, burung, dan akhirnya menandai pertama kalinya ketika kehidupan di darat menjadi lebih beragam daripada di laut.
Bunga purba yang ditemukan awet dalam damar dinamai oleh peneliti, Eophylica priscatellata dan yang lainnya Phylica piloburmensis. Kedua bunga ini memiliki genus yang sama dengan bunga Phylica yang berasal dari Afrika Selatan saat ini.
![Berusia 99 Juta Tahun, Bunga Purba Ini Tetap Utuh Terawetkan Sempurna]()
Baca juga; Terungkap, Dampak Asteroid Pemusnah Dinosaurus Ciptakan Hutan Hujan di Amerika Selatan
Spicer mengaku belum mengetahui pasti kapan tepatnya tanaman berbunga pertama kali muncul. Namun, bunga awal yang diawetkan dalam damar menjelaskan misteri tersebut. Spesimen menunjukkan ciri-ciri identik dengan bunga di daerah rawan kebakaran, seperti daerah fynbos yang unik di Afrika Selatan.
Sebanyak 150 spesies Phylica berasal dari wilayah yang kaya dan beragam secara biologis ini. Mereka juga ditemukan di samping amber yang berisi tanaman yang terbakar sebagian. "Itu menunjukkan adaptasi yang luar biasa terhadap lingkungan kering musiman yang mendukung vegetasi yang sering terkena kebakaran hutan," kata Spicer.
Bunga purba yang ditemukan awet dalam damar dinamai oleh peneliti, Eophylica priscatellata dan yang lainnya Phylica piloburmensis. Kedua bunga ini memiliki genus yang sama dengan bunga Phylica yang berasal dari Afrika Selatan saat ini.

Baca juga; Terungkap, Dampak Asteroid Pemusnah Dinosaurus Ciptakan Hutan Hujan di Amerika Selatan
Spicer mengaku belum mengetahui pasti kapan tepatnya tanaman berbunga pertama kali muncul. Namun, bunga awal yang diawetkan dalam damar menjelaskan misteri tersebut. Spesimen menunjukkan ciri-ciri identik dengan bunga di daerah rawan kebakaran, seperti daerah fynbos yang unik di Afrika Selatan.
Sebanyak 150 spesies Phylica berasal dari wilayah yang kaya dan beragam secara biologis ini. Mereka juga ditemukan di samping amber yang berisi tanaman yang terbakar sebagian. "Itu menunjukkan adaptasi yang luar biasa terhadap lingkungan kering musiman yang mendukung vegetasi yang sering terkena kebakaran hutan," kata Spicer.
(wib)
Lihat Juga :