Tengkorak dan Otak Kucing Menyusut, Ternyata Manusia Penyebabnya
Rabu, 02 Februari 2022 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
Perubahan ini kemungkinan dimulai ketika seekor hewan masih menjadi embrio dan baru mulai mengembangkan sel-sel puncak sarafnya - jenis sel khusus yang unik untuk vertebrata, yang memainkan peran kunci dalam pengembangan sistem saraf.
"Domestikasi atau memelihara hewan mungkin telah menyebabkan penurunan regulasi dalam migrasi dan proliferasi sel-sel puncak saraf. Ini menyebabkan penurunan rangsangan dan ketakutan," tulis para peneliti dalam Royal Society Open Science dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (2/2/2022).
Baca juga; Ilmuwan AS Sebut Ukuran Otak Manusia Menyusut, Pertanda Apa?
Dalam studi baru mereka, para peneliti mereplikasi beberapa penelitian lama dari tahun 1960-an dan 1970-an yang membandingkan ukuran tengkorak kucing domestik dan liar. Karya-karya yang lebih tua ini mendukung gagasan bahwa kucing peliharaan telah mengalami pengurangan ukuran otak yang signifikan selama bertahun-tahun.
Namun, beberapa penelitian ini membandingkan kucing modern hanya dengan kucing liar Eropa, yang tidak lagi dianggap sebagai nenek moyang langsung mereka. Peneliti baru ini ingin memperbarui dengan membandingkan kucing rumahan dengan kucing liar Afrika, yang telah dikonfirmasi oleh penelitian genetik sebagai nenek moyang terdekat kucing domestik modern.
"Domestikasi atau memelihara hewan mungkin telah menyebabkan penurunan regulasi dalam migrasi dan proliferasi sel-sel puncak saraf. Ini menyebabkan penurunan rangsangan dan ketakutan," tulis para peneliti dalam Royal Society Open Science dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (2/2/2022).
Baca juga; Ilmuwan AS Sebut Ukuran Otak Manusia Menyusut, Pertanda Apa?
Dalam studi baru mereka, para peneliti mereplikasi beberapa penelitian lama dari tahun 1960-an dan 1970-an yang membandingkan ukuran tengkorak kucing domestik dan liar. Karya-karya yang lebih tua ini mendukung gagasan bahwa kucing peliharaan telah mengalami pengurangan ukuran otak yang signifikan selama bertahun-tahun.
Namun, beberapa penelitian ini membandingkan kucing modern hanya dengan kucing liar Eropa, yang tidak lagi dianggap sebagai nenek moyang langsung mereka. Peneliti baru ini ingin memperbarui dengan membandingkan kucing rumahan dengan kucing liar Afrika, yang telah dikonfirmasi oleh penelitian genetik sebagai nenek moyang terdekat kucing domestik modern.
Lihat Juga :